Anthony Limtan Seorang Wartawan Jelajahi Sumatera, Jawa, Bali dan NTB dengan Pajero Sport Dakar

Anthony Limtan seorang wartawan menjelajahi Sumatera, Jawa, Bali dan NTB
Anthony Limtan seorang wartawan menjelajahi Sumatera, Jawa, Bali dan NTB

Medan | EGINDO.com – Tidak semua orang mampu mengendarai kendaraan melintasi jalan ribuan kilometer yang melintasi pulau Sumatera, pulau Jawa, pulau Bali dan pulau Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan Pajero Sport Dakar. Tentu tantangan berat kepada pengemudinya dan menguji ketangguhan Pajero Sport Dakar dalam menjelajahi jalanan di Indonesia yang belum standar.

Anthony Limtan seorang wartawan Harian Analisa Medan berhasil menjelajahi pulau Sumatera, pulau Jawa, pulau Bali dan pulau NTB dengan Pajero Sport Dakar dengan didampingi putranya Alvin Limtan Winata sebagai Co Driver.

Tentu sebagai wartawan/jurnalis yang banyak menulis tentang traveling akan mendapat banyak cerita, pengalaman tentang alam Indonesia yang layak untuk dinikmati. Untuk itu Anthony Limtan bertindak sebagai Penggagas Pajero Overland Expedition bersama putranya Alvin Limtan Winata.

Lewat “Pajero Overland Expedition 2026” diwujudkan perjalanan menjelajahi Nusantara dimulai pada 20 Agustus 2026. “Pagi 20 Agustus 2026 saya bersama keluarga memulai sebuah perjalanan panjang dengan rute Sumatera. Jawa, Bali dan NTB dengan jauh perjalanan 10.500 kilometer dengan menggunakan Pajero Sport Dakar yang telah saya dikendarai sejak tahun 2011 lalu,” kata Anthony Limtan mengakui.

Ada tantangan pada dirinya, ada ujian bagi mobil yang dikendarai. Ujian bagi mobil Pajero Sport Dakar yang telah dimilikinya sejak tahun 2011 itu untuk membuktikan bahwa mobil itu berkarakter adventure yang bisa diandalkan. Pasalnya perjalanan panjang itu sudah tentu menghadapi beragam karakter jalan, kondisi jalan yang mulai dari mulus, jalan padat kendaraan di kota yang disinggahi, jalan dengan jalur berkelok di pegunungan, jalan dengan tanjakan curam, hingga permukaan jalan yang kurang mulus.

Anthony Limtan (kanan) didampingi putranya Alvin Limtan Winata

Usai Anthony Limtan merampungkan ekspedisi perjalanan jarak jauh dengan menggunakan Mitsubishi Pajero Sport Dakar, bertajuk Pajero Overland Expedition 2026, sukses menjelajahi lintasan Sumatera, Jawa, hingga Bali selama 37 hari dengan total jarak tempuh mencapai 10.350 kilometer serta melintasi sekitar 20 kota besar itu menceritakan perjalanannya kepada Kepala Cabang Mitsubishi Sardana Berlian Medan, Jerhendry dan Kepala Servis Halim Jaya.

“Dalam persiapan ekspedisi ini, saya mengapresiasi perhatian dari Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia yang telah memberikan dukungan dan kemudahan terhadap rencana perjalanan saya untuk servis kendaraan sewaktu berangkan dan kembali ke Medan,” katanya.

Anthony Limtan mengakui menyenangi mobil Pajero Sport dan sudah menggunakan Mitsubishi Pajero Sport sejak tahun 2011. “Sejak awal, saya sudah menyukai karakter kendaraannya, selain tampilannya yang gagah dan berkarakter, Pajero Sport memiliki performa yang mumpuni, nyaman dikendarai, dan cukup fleksibel untuk berbagai kebutuhan. Bagi saya, kendaraan ini bukan hanya cocok untuk aktivitas sehari-hari dan mobil keluarga, tetapi juga memiliki karakter sebagai kendaraan adventure. Saya menyukai perpaduan antara kenyamanan, tenaga, dan ketangguhannya ketika harus menghadapi medan yang beragam,” kata Anthony Limtan.

Pajero Sport telah menjadi kendaraan yang menemaninya, baik untuk keperluan pekerjaan maupun menjelajahi berbagai tempat wisata. Akhirnya Anthony Limtan juga menggunakan Pajero Sport Dakar dalam ekspedisi dengan perjalanan 10.350 kilometer tentu membutuhkan kendaraan yang tangguh, nyaman, dan dapat diandalkan.

Dinilainya untuk ekspedisi dengan perjalanan 10.350 kilometer membutuhkan kendaraan dengan tenaga yang memadai, terutama ketika menghadapi tanjakan atau harus melakukan overtaking secara aman di jalan antarkota. Dinilainya Pajero Sport Dakar memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan untuk itu dan juga soal kestabilan, kenyamanan, dan menumbuhkan rasa percaya diri ketika berada di belakang kemudi.

Anthony Limtan seorang wartawan Harian Analisa Medan menyempatkan memotret perjalanan dari mobil Pajero Sport Dakar

Sudah pasti yang namanya ekspedisi akan bertemu dengan tantangan “medan” yang beragam. Ada jalurnya menanjak, berbatu, dan tidak ideal untuk kendaraan biasa. Dalam kondisi demikian kendaraan yang dikendarai diuji kemampuannya. “Pajero Sport benar-benar kami rasakan. Dengan pengendalian yang cermat dan pemilihan jalur yang tepat, kami akhirnya dapat melewati “medan” yang beragam tantangannyadengan baik. Pengalaman yang diperoleh bahwa perjalanan adventure tidak selalu berjalan sesuai rencana. Terkadang, justru pada jalur yang tidak terduga, karakter kendaraan benar-benar diuji,” ujarnya.

Beragam pengalaman diperoleh selama ekspedisi sejauh 10.350 kilometer itu. Pengalaman menggunakan Google Maps untuk menuju satu lokasi tujuan. Google Maps digunakan sebagai penunjuk arah tujuan perjalanan. Ada pengalaman yang tidak mudah terlupakan selama perjalanan dimana ketika menuju kawasan Dieng, Jawa Tengah.

Apa yang terjadi? Google Maps kembali mengarahkan kami melalui jalan pintas yang ternyata sangat ekstrem. Disebabkan jalan pintas yang diarahkan Google Maps itu maka diikuti. Namun, ternyata jalur yang diberikan Google Maps adalah jalur sempit, menanjak, dan memiliki kondisi permukaan yang cukup berat.

Tantangan “medan” yang dihadapi, mau tidak mau, harus mau. Jalur harus dihadapi dan jalur yang dihadapi itu masih sesuai dengan kendaraan yang dikendarai, memiliki kemampuan penggerak empat roda atau 4×4. Tidak ada pilihan karena sudah terlanjur memasuki jalur maka harus melanjutkan perjalanan dengan penuh kehati-hatian. Kemampuan kendaraan dan diri dalam mengemudi, mengendalikan kendaraan dengan cermat agar berhasil melintasi jalur yang ada.

Teknologi Navigasi Tidak Selalu Memahami Kondisi Jalan

Anthony Limtan mengakui performa mesin Pajero Sport Dakar selama menempuh perjalanan panjang secara keseluruhan sangat memuaskan. Terbukti kendaraan memiliki tenaga memadai untuk menghadapi tanjakan, membawa beban perjalanan, serta melintasi jalur antarkota dengan berbagai kondisi. Mesin diesel Pajero Sport Dakar memberikan tenaga dan torsi yang membantu ketika menghadapi tanjakan maupun saat membutuhkan akselerasi untuk mendahului kendaraan lain secara aman.

Menurut Anthony Limtan yang semasa remaja telah aktif menulis di media cetak, surat kabar di Sumatera Utara (Sumut) itu bahwa performa kendaraan bukan hanya soal kecepatan akan tetapi hal yang lebih penting adalah bagaimana kendaraan memberikan respons yang baik, tetap nyaman dikendalikan, dan mendukung perjalanan panjang.

“Pengalaman dalam mengendarai kendaraan melintasi jalan ribuan kilometer ini menjadi pelajaran bahwa teknologi navigasi tidak selalu memahami kondisi jalan secara aktual. Dalam perjalanan jauh, pengemudi tetap harus mampu membaca medan dan mengambil keputusan dengan bijak,” kata Anthony Limtan menuturkan pengalaman yang diraihnya.

Dinilainya dalam perjalanan panjang melintasi pulau selama 37 hari hal yang harus diperhatikan adalah kenyamanan menjadi faktor penting sebab harus menghabiskan banyak waktu dalam kendaraan, berkendaraan selama berjam-jam dalam sehari. Posisi duduk, ruang kabin, pendingin udara, serta karakter suspensi menjadi bagian penting yang memengaruhi kenyamanan selama perjalanan.

Pajero Sport Dakar memberikan kenyamanan yang cukup baik untuk perjalanan jarak jauh karena dapat menikmati perjalanan dengan lebih santai, terutama ketika melewati jalan antarkota dan kawasan pegunungan. “Bagi saya, kendaraan adventure yang baik bukan hanya tangguh di medan berat, tetapi juga harus mampu memberikan kenyamanan bagi pengemudi dan penumpangnya,” katanya menambahkan.

Diakuinya selama melakukan perjalanan jauh akan menghadapi kendala dan kendala itu bisa diminimalkan dengan tetap memperhatikan kondisi kendaraan. Katanya harus tetap melakukan pemeriksaan dan perawatan secara berkala agar kendaraan selalu berada dalam kondisi yang layak untuk melanjutkan perjalanan. Kendaraan harus diperhatikan, sama dengan memperhatikan pengendaranya, harus berjalan beriringan sama-sama membutuhkan perawatan.

Untuk itu ketika sampai di Jakarta Anthony Limtan melakukan perawatan untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima. Perawatan meliputi penggantian oli mesin, kampas rem, filter solar, filter oli, dan filter udara kabin AC. Bila kondisi kendaraan terjaga maka akan nyaman melanjutkan perjalanan.

Anthony Limtan dan putranya Alvin Limtan Winata berfoto bersama di Pajero Sport Dakar dengan Kepala Cabang Mitsubishi Sardana Berlian Medan, Jerhendry dan Kepala Servis Halim Jaya

Kondisi Jalan Beragam Membuat Menarik

Perjalanan ekspedisi sejauh 10.350 kilometer ternyata berhadapan dengan kondisi jalan yang beragam, tidak sama dan hal itu menjadi tantangan yang menarik. Kondisi jalan di Sumatera, Jawa, dan Bali tidak sama dan beragam. Setiap wilayah memiliki karakter jalan yang berbeda.

Dijelaskan Anthony Limtan jalan di Sumatera pada sejumlah ruas jalan yang dilalui banyak yang bergelombang, berlubang, dan berkelok. Sedangkan di Jawa banyak melewati jalur perkotaan, jalan tol, serta kawasan pegunungan. Sementara di Bali jalan lumayan sehingga dapat menikmati pemandangan alam.

“Perbedaan karakter jalan tersebut membuat perjalanan semakin menarik. Kita dapat merasakan bagaimana kendaraan harus beradaptasi dengan berbagai kondisi medan. Bagi saya, perjalanan seperti ini merupakan real driving experience, karena saya tidak hanya mengendarai kendaraan di jalan yang ideal, tetapi juga menghadapi kondisi nyata di lapangan,” katanya.

Menurut Anthony Limtan dalam melakukan perjalanan panjang itu dirasakan real driving experience karena beragam kawasan dengan tanjakan panjang, tikungan tajam serta jalan yang cukup sempit. Kenyataan dalam berkendaraan dimana kondisi medan yang dihadapi maka pengemudi harus memahami karakter kendaraan dan menjaga kecepatan sesuai dengan kondisi jalan yang dilalui. “Bagi saya, driving confidence bukan berarti berani mengambil risiko, melainkan mampu mengendalikan kendaraan dengan tenang dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Diakui Anthony Limtan perjalanan yang dilakukan mengajarkan bahwa kendaraan yang tangguh memang penting, tetapi kesiapan pengemudi, perencanaan perjalanan, dan kemampuan membaca medan tidak kalah penting. Perjalanan panjang membuat semakin menghargai proses. Bukan hanya tentang seberapa jauh jarak yang ditempuh, tetapi juga bagaimana menikmati perjalanan dan menjaga keselamatan hingga tiba di tujuan.

“Selama 37 hari, kendaraan ini menemani kami melintasi berbagai kota, menikmati panorama alam, menghadapi jalan yang beragam dan bertemu dengan banyak orang. Keberhasilan sebuah ekspedisi bukan semata-mata ditentukan oleh seberapa banyak destinasi yang dikunjungi, tetapi juga bagaimana perjalanan dapat diselesaikan dengan aman dan membawa pengalaman berharga. Bagi saya, adventure is not about speed, but about the journey. Petualangan bukan tentang seberapa cepat kita tiba, melainkan bagaimana kita menikmati perjalanan dan kembali dengan selamat,” kata Anthony Limtan menegaskan.@

Bs/fd/timEGINDO.com

Scroll to Top