Jakarta|EGINDO.co Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat perkembangan positif dari pelaksanaan Program Magang Nasional atau MagangHub Angkatan I tahun 2026. Berdasarkan hasil pemutakhiran data melalui sistem tracer terbaru, tingkat penyerapan tenaga kerja lulusan program ini mengalami lonjakan signifikan dari waktu ke waktu.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan bahwa pada saat kelulusan awal, angka penyerapan lulusan MagangHub di sektor industri berada di kisaran 30%. Namun, setelah melalui evaluasi lanjutan tiga bulan kemudian, angka tersebut melonjak hingga mendekati 50%.
“Setiap tiga bulan kita lakukan tracer. Kita baru lakukan tracer minggu lalu dan angkanya sudah bergerak. Yang awalnya itu 30% saat mereka lulus, dan ini sudah mendekati 50% sesudah 3 bulan,” ujar Yassierli usai membuka Kick-off MagangHub Batch 2 Angkatan II di Gedung Vokasi Kemnaker, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).
Dalam pendataannya, Kemnaker membagi kategori lulusan menjadi dua kelompok, yakni peserta yang magang di dunia industri dan peserta di kementerian/lembaga. Pemisahan ini dilakukan mengingat mekanisme rekrutmen di instansi pemerintahan terpusat melalui Kementerian PAN-RB, sehingga pengukuran serapan kerja memiliki karakteristik tersendiri.
Ke depan, Kemnaker optimistis tingkat keberhasilan ini dapat terus ditingkatkan. Yassierli menekankan pentingnya pembekalan soft skill secara komprehensif selama enam bulan masa magang sebagai kunci utama agar para peserta benar-benar siap menghadapi persaingan di dunia kerja.
Sebelumnya, Kemnaker juga telah memutuskan untuk menaikkan target peserta Program Magang Nasional Angkatan II tahun 2026 menjadi 150.000 orang. Angka ini meningkat 50% dibandingkan kuota angkatan pertama yang sebanyak 100.000 peserta, sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus memangkas kesenjangan kompetensi antara lulusan baru dan kebutuhan nyata dunia usaha. (Sn)