London | EGINDO.co – Penerbangan di beberapa bandara Inggris mengalami penundaan pada hari Senin (21/9) akibat kegagalan sistem pengendalian lalu lintas udara. Hal ini disampaikan oleh NATS, penyedia layanan pengendalian lalu lintas udara Inggris, kurang dari dua minggu setelah masalah terpisah sempat menghentikan penerbangan di seluruh negeri.
Bandara Manchester, Glasgow, dan Belfast mengalami penundaan yang menurut NATS terkait dengan masalah di pusat kendali Prestwick di Skotlandia, sementara Bandara Gatwick dan City di London menyatakan akan ada gangguan layanan.
Maskapai easyJet menyatakan telah membatalkan sejumlah penerbangan, sedangkan British Airways memperingatkan pelanggannya mengenai kemungkinan adanya gangguan pada hari Senin.
Masalah Baru Penyebab Penundaan
NATS menyatakan bahwa penundaan pada hari Senin ini “tidak terkait dengan masalah dua minggu lalu”, ketika sekitar 2.000 penerbangan dibatalkan akibat kerusakan perangkat lunak.
“Bandara-bandara di sebelah selatan Manchester secara umum tidak terdampak; namun, penerbangan yang menuju ke utara dan penerbangan yang berangkat dari bandara-bandara di Skotlandia saat ini mengalami penundaan,” demikian pernyataan NATS.
Gangguan layanan sebelumnya pada Agustus 2023 telah merugikan maskapai penerbangan sebesar 100 juta poundsterling (US$133,81 juta) dan menyebabkan kekacauan perjalanan. Ryanair, maskapai penerbangan terbesar di Eropa, telah mendesak CEO NATS, Martin Rolfe, untuk mundur dari jabatannya.
EasyJet menyatakan bahwa gangguan pada hari Senin—yang tampaknya tidak separah kegagalan dua minggu lalu yang berdampak pada penundaan perjalanan ratusan ribu orang—menyoroti kelemahan dalam sistem operator lalu lintas udara tersebut.
“Hal ini sekali lagi mempertanyakan ketahanan sistem NATS dan menunjukkan perlunya tindakan tegas untuk mencegah terulangnya kegagalan semacam ini,” ujar easyJet.
Sumber : CNA/SL