Mbappe Tinggalkan Nike, Gabung On dari Swiss Merambah Dunia Sepak Bola

Mbappe Gabung On Saat Merek Swiss
Mbappe Gabung On Saat Merek Swiss

Zurich | EGINDO.co – Bintang sepak bola Prancis, Kylian Mbappe, telah mengakhiri kemitraan selama dua dekade dengan Nike untuk bergabung dengan On, merek pakaian olahraga asal Swiss yang sedang berkembang pesat. Langkah ini memberikan nama besar bagi perusahaan yang didukung Roger Federer tersebut dalam upayanya merambah dunia sepak bola, sekaligus menjadi pukulan bagi raksasa AS itu akibat kehilangan atlet papan atas lainnya.

Ketentuan finansial dari kesepakatan ini tidak diungkapkan, meskipun On menyatakan bahwa strukturnya mencakup komponen tunai dan ekuitas, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Langkah ini menegaskan ambisi On untuk berekspansi dari segmen lari dan tenis ke sepak bola; perusahaan berencana meluncurkan sepatu sepak bola pertamanya pada tahun 2027 dan telah merekrut mantan bintang Prancis, Thierry Henry, sebagai direktur sepak bola.

Hal ini menambah tekanan bagi Nike, yang belakangan ini kehilangan pemain-pemain ternama ke tangan pesaing seiring dengan makin kuatnya penetrasi merek-merek baru di pasar pakaian olahraga global.

Kepindahan Mbappe ke On mengakhiri hubungan antara kapten tim nasional Prancis tersebut dengan Nike yang telah terjalin sejak 2006—saat ia masih berusia 9 tahun. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah Nike kehilangan Lamine Yamal, pemain timnas Spanyol yang baru saja menjuarai Piala Eropa (Euro), ke tangan Adidas.

“Kami bangga dengan apa yang telah kami capai bersama, baik di dalam maupun di luar lapangan. Saat ia melangkah ke fase berikutnya dalam kariernya, kami mendoakan kesuksesan berkelanjutan baginya di masa depan,” ujar Nike dalam sebuah pernyataan.

Kepindahannya terjadi meskipun Nike memiliki posisi yang kuat di Prancis, di mana perusahaan tersebut telah mengamankan perpanjangan kontrak penyediaan perlengkapan (jersey) untuk tim nasional Prancis hingga musim 2033-2034.

Tahun lalu, perusahaan asal AS ini juga kehilangan statusnya sebagai pemasok bola resmi Liga Premier Inggris—posisi yang telah dipegangnya selama lebih dari dua dekade—kepada Puma, meskipun mereka berhasil memenangkan kontrak sebagai pemasok resmi perlengkapan dan peralatan tim nasional Jerman mulai tahun 2027.

Saham On yang tercatat di bursa AS sempat mengurangi kenaikan harga di sesi pra-pasar dan berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan hari Jumat, sementara saham Nike tidak banyak berubah, yang mengindikasikan bahwa berita tersebut hanya berdampak terbatas bagi para investor.

Perusahaan asal Swiss ini sedang mengincar pertumbuhan di wilayah Amerika, yang menyumbang lebih dari separuh pendapatannya. Mereka berfokus pada penjualan dengan harga penuh (tanpa diskon), namun menghadapi tantangan di wilayah tersebut tahun ini akibat pola belanja ekonomi yang fluktuatif.

Kerugian Bagi Nike di Tengah Upaya Pemulihan Kinerja

CEO Nike, Elliott Hill—yang telah memimpin perusahaan selama hampir dua tahun—berupaya merombak strategi Nike, antara lain dengan kembali memusatkan perhatian pada cabang olahraga utama seperti sepak bola dan lari. Kehilangan pemain bintang seperti Mbappe dapat menghambat upaya tersebut, terutama karena para investor mulai kehilangan kesabaran menanti kemajuan dalam pemulihan kinerja perusahaan.

Meski demikian, kecil kemungkinannya para pemegang saham Nike akan menganggap kepindahan Mbappe sebagai pukulan telak bagi merek tersebut, mengingat sentimen pasar terhadap perusahaan sudah “sangat negatif,” ujar Mari Shor, analis ekuitas senior di Columbia Threadneedle, perusahaan yang memiliki saham Nike.

Para investor lebih berfokus pada inovasi produk Nike sebagai penggerak pertumbuhan pendapatan, tambahnya.

Nike selama ini semakin mengandalkan Mbappe sebagai salah satu duta global utamanya di dunia olahraga, seiring dengan bintang sepak bola Cristiano Ronaldo—yang juga merupakan duta perusahaan—yang kini memasuki fase akhir kariernya.

Penyerang Real Madrid sekaligus juara Piala Dunia 2018 ini menjadi sosok sentral dalam pemasaran sepak bola Nike untuk ajang Piala Dunia FIFA tahun ini, dan baru-baru ini mendapatkan edisi khusus sepatu bola Mercurial yang mengusung namanya.

“Sekali lagi, hal ini (sepak bola) membawa saya pada salah satu perubahan terbesar dalam hidup saya. Kini, saya berada di tengah-tengah para inovator yang memiliki impian yang sama dengan saya,” ungkap Mbappe melalui akun media sosialnya.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top