Bank Beri Pinjaman Chip $22 Miliar untuk Ventura Cloud AI Blackstone & Alphabet

 Blackstone & Google
Blackstone & Google

New York | EGINDO.co – Sebuah kelompok yang terdiri dari 10 bank sedang menyediakan pinjaman senilai $22 miliar untuk pengadaan chip guna mendukung Crux AI, usaha patungan (joint venture) di bidang cloud milik Blackstone dan Alphabet. Hal ini disampaikan oleh sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters pada hari Rabu.

Bank-bank utama yang terlibat antara lain Goldman Sachs Group, Sumitomo Mitsui Banking Corp, Barclays, BNP Paribas SA, dan Bank of Nova Scotia. Sumber tersebut meminta namanya tidak disebutkan karena diskusi mengenai kesepakatan ini masih bersifat tertutup.

Kesepakatan ini muncul di tengah meningkatnya permintaan akan daya komputasi yang mendorong investasi pada pusat data, cip khusus, dan pasokan listrik, sehingga perusahaan teknologi perlu mengamankan dana miliaran dolar untuk membangun infrastruktur AI.

Google dan Blackstone mengumumkan usaha patungan ini pada bulan Mei, dengan menyatakan niat mereka untuk membentuk bisnis cloud guna memenuhi permintaan yang terus meningkat akan layanan komputasi AI. Usaha patungan ini berencana mengoperasikan kapasitas awal sebesar 500 megawatt pada tahun 2027.

Crux AI, yang secara resmi diluncurkan pekan lalu, telah mendapatkan investasi ekuitas awal sebesar $5 miliar dari Blackstone, sementara Google akan menyediakan Tensor Processing Units (TPU) khusus, perangkat lunak, serta layanan mereka.

Perusahaan infrastruktur AI tersebut menyatakan bahwa platformnya dirancang bagi laboratorium AI, perusahaan teknologi, perusahaan korporat, dan pemerintah yang membutuhkan kapasitas komputasi serta infrastruktur khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Dana pinjaman tersebut akan digunakan untuk membeli TPU milik Google. Menurut Bloomberg News—media yang pertama kali melaporkan berita ini—pinjaman tersebut akan dijamin oleh nilai chip-chip itu sendiri serta kontrak pelanggan Crux AI.

Kelompok bank tersebut sedang dalam proses mengajak lebih banyak pemberi pinjaman untuk berbagi risiko melalui skema sindikasi. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa utang ini nantinya dapat digantikan dengan pembiayaan jangka panjang dari investor institusional di pasar obligasi peringkat layak investasi (investment-grade).

BNP, Barclays, dan SMBC menolak berkomentar, sementara Blackstone, Alphabet, Goldman Sachs, dan Bank of Nova Scotia tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top