ISU Cabut Status Netral Peseluncur Indah Rusia Kamila Valieva

Kamila Valieva
Kamila Valieva

Lausanne | EGINDO.co – Atlet seluncur indah Rusia, Kamila Valieva, tidak akan dapat berkompetisi di tingkat internasional setelah International Skating Union (ISU) mencabut status atlet netralnya; hal ini dikonfirmasi oleh badan induk olahraga tersebut pada hari Kamis.

Valieva berusia 15 tahun saat menjadi pusat kontroversi global di Olimpiade 2022, setelah sampel yang diambil dua bulan sebelumnya menunjukkan hasil positif terhadap obat jantung terlarang, trimetazidine.

Hasil tes yang positif tersebut terungkap setelah ia membantu Rusia memenangkan medali emas beregu—hasil yang kemudian dibatalkan karena diskualifikasi dirinya, sehingga Amerika Serikat naik ke posisi puncak podium.

Valieva, yang kini berusia 20 tahun, kembali berkompetisi pada bulan Februari di Kejuaraan Lompat Rusia setelah menyelesaikan masa larangan bertanding akibat kasus doping selama empat tahun, namun ia tetap tidak memenuhi syarat untuk tampil di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina.

Kabar mengenai keputusan ISU ini pertama kali muncul pada hari Sabtu, ketika seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut memberi tahu Reuters bahwa Valieva telah menerima surat dari badan pengatur tersebut.

Status netral atlet seluncur indah putra Rusia, Mark Kondratiuk—rekan setim Valieva di Olimpiade Musim Dingin 2022—juga dicabut, begitu pula dengan status pasangan dansa es Alexandra Stepanova dan Ivan Bukin.

Kantor berita negara Rusia, TASS, mengutip Menteri Olahraga Mikhail Degtyarev yang menyatakan bahwa seluruh atlet seluncur indah yang terdampak keputusan tersebut akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

“Federasi Seluncur Indah Rusia dan para atlet kami, yang secara tidak adil telah dicabut haknya untuk berkompetisi dalam ajang internasional ISU, akan segera mengajukan gugatan terhadap ISU di CAS,” ujar Degtyarev, yang juga menjabat sebagai presiden Komite Olimpiade Rusia, kepada TASS.

“Para atlet dan federasi kami akan mendapatkan dukungan hukum, termasuk penyediaan pengacara yang kompeten.”

Federasi Seluncur Indah Rusia menyatakan dalam sebuah pernyataan resmi bahwa mereka sedang menempuh segala jalur yang tersedia untuk menyelesaikan situasi ini.

Atlet-atlet Rusia telah dilarang berkompetisi di bawah bendera nasional mereka sejak invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022.

ISU kemudian menetapkan mekanisme bagi atlet terpilih dari Rusia dan Belarus untuk berpartisipasi sebagai Atlet Netral Individu, dengan syarat harus melalui proses verifikasi yang ketat. Berdasarkan kriteria netralitas ISU, atlet dapat ditolak status netralnya jika mereka dinilai bertugas di militer atau dinas keamanan Rusia maupun Belarus, pernah terlibat dalam operasi militer melawan Ukraina sejak Februari 2022, atau secara terbuka menyatakan dukungan terhadap perang tersebut.

“Setiap keputusan dapat diajukan banding sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Konstitusi dan Peraturan ISU,” demikian pernyataan badan induk olahraga tersebut.

ISU tidak merinci kriteria mana yang tidak dipenuhi oleh Valieva.

Belum ada tanggapan langsung dari Valieva.

Badan induk tersebut menambahkan bahwa 234 individu yang berafiliasi dengan federasi anggota di Rusia dan Belarus telah mengajukan pernyataan netralitas untuk kemungkinan partisipasi dalam berbagai ajang ISU dan kompetisi internasional selama musim 2026-2027.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top