Cairo | EGINDO.co – Wisatawan mungkin akan segera memiliki akses langsung ke Mesir dari Singapura. Pada hari Kamis (10 September), EgyptAir, Changi Airport Group, dan Sydney Airport mengumumkan rencana layanan baru yang menghubungkan Kairo, Singapura, dan Sydney mulai awal tahun 2027.
Penumpang akan dapat bepergian antara Kairo, Singapura, dan Sydney melalui layanan baru yang diusulkan ini, yang pelaksanaannya masih bergantung pada persetujuan pihak berwenang. EgyptAir menyatakan bahwa layanan yang diusulkan tersebut akan menggunakan pesawat Airbus A350-900 sebagai bagian dari rencana perusahaan untuk memperluas kehadirannya di pasar Asia-Pasifik.
Bagi wisatawan yang terbang dari Singapura, rute ini akan menyediakan akses penerbangan langsung pertama ke Kairo, serta koneksi lanjutan melalui jaringan EgyptAir di Afrika, Eropa, dan Timur Tengah.
Menurut siaran pers dari ketiga pihak tersebut, Mesir merupakan pasar terbesar di Afrika yang belum memiliki koneksi penerbangan langsung, baik dari Singapura maupun Australia, berdasarkan jumlah orang yang bepergian antar-destinasi tersebut.
Selain menyediakan pilihan perjalanan tambahan, layanan ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi dan budaya antara Mesir, Singapura, dan Australia.
Kairo, ibu kota Mesir, merupakan lokasi bagi berbagai situs terkenal seperti Piramida Giza dan Grand Egyptian Museum. Sungai Nil juga mengalir melintasi kota ini, sementara destinasi lain di Mesir mencakup kota resor Hurghada dan Sharm El-Sheikh, serta Al-Alamain yang terletak di pesisir Laut Tengah.
Saat ini, wisatawan yang terbang dari Singapura ke Mesir umumnya harus melakukan setidaknya satu kali transit, misalnya di Bahrain jika menggunakan Gulf Air, Dubai dengan Emirates, atau Doha dengan Qatar Airways.
Rincian lebih lanjut mengenai layanan yang diusulkan ini, termasuk jadwal penerbangan dan harga tiket, belum diumumkan dan akan dirilis oleh EgyptAir di kemudian hari.
Sumber : CNA/SL