Nvidia Perbesar Kapasitas Pusat Data di Australia untuk Penuhi Permintaan AI

Nvidia Perbesar Kapasitas Pusat Data di Australia
Nvidia Perbesar Kapasitas Pusat Data di Australia

Sydney | EGINDO.co – Nvidia pada hari Kamis mengumumkan rencana untuk memperluas kapasitas komputasi pusat data di Australia—yang akan meningkatkan kapasitas saat ini hingga lebih dari dua kali lipat—melalui kemitraan dengan perusahaan-perusahaan lokal.

Perusahaan pembuat cip tersebut menyatakan sedang bekerja sama dengan perusahaan penyedia layanan *cloud* dan pusat data asal Australia, termasuk Firmus, CDC, NEXTDC, dan AirTrunk, dengan target membangun kapasitas terkait AI hingga sebesar 2 gigawatt pada tahun 2027.

Pengumuman ini muncul di tengah upaya Australia memosisikan diri sebagai pusat investasi pusat data global, sembari menghadapi desakan untuk menerapkan regulasi yang lebih ketat akibat kekhawatiran mengenai dampak lingkungan serta konsumsi energi dan air yang tinggi.

Menurut laporan dari kelompok advokasi Data Centres Australia yang mengutip riset analis DC Byte, kapasitas komputasi Australia saat ini tercatat sebesar 1,6 GW.

Nvidia menyatakan bahwa perluasan kapasitas ini akan mendukung permintaan AI di Australia. Pusat data milik mitra-mitranya akan dibangun dengan menggunakan “platform DSX” milik Nvidia.

“Meningkatnya adopsi AI di berbagai industri turut mendorong permintaan akan komputasi berkinerja tinggi,” ujar Nvidia dalam sebuah pernyataan.

“Perluasan kapasitas di Australia akan memungkinkan para inovator lokal untuk mengembangkan model, aplikasi, dan agen, sekaligus mendukung proyek pembangkitan listrik tambahan guna memenuhi permintaan regional dan global akan komputasi AI.”

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top