Rybakina Cetak Sejarah Kazakhstan, Kiprah di US Open Melampaui Prediksi Awal

Elena Rybakina - Kazakhstan
Elena Rybakina - Kazakhstan

New York | EGINDO.co – Elena Rybakina menjadi pemain pertama yang mewakili Kazakhstan yang berhasil meraih peringkat nomor satu dunia pada hari Rabu, setelah melaju ke semifinal US Open dalam sebuah perjalanan turnamen yang sempat terancam gagal.

Petenis unggulan kedua ini sempat mundur karena cedera dari turnamen pemanasan di Cincinnati bulan lalu dan hanya memiliki waktu kurang dari seminggu untuk memulihkan kondisi sebelum turnamen Grand Slam terakhir tahun ini dimulai, yang sempat menimbulkan keraguan akan peluangnya di Flushing Meadows.

Namun, keraguan itu kini sirna dan Rybakina tampil gemilang di bawah terik matahari musim panas pada hari Rabu saat ia mengalahkan Zheng Qinwen untuk melaju ke babak empat besar turnamen sekaligus mengamankan peringkat nomor satu dunia.

“Mengingat kondisi saya saat datang ke turnamen ini—sempat cedera dan tidak berlatih—saya rasa kami sudah melangkah cukup jauh,” ujar Rybakina, yang akan menghadapi juara tahun 2023, Coco Gauff, demi memperebutkan tempat di final.

Ia dipastikan menempati posisi puncak saat peringkat diperbarui pada hari Senin, apa pun hasil pertandingannya nanti; sebuah momen terobosan bagi Kazakhstan di kancah tenis dunia.

Ia menjadi petenis putri ke-30 yang berhasil meraih posisi nomor satu dunia, setelah menggeser posisi petenis Belarus, Aryna Sabalenka.

“Saya sangat bangga mewakili Kazakhstan. Setiap kali saya kembali ke Kazakhstan, ke kota mana pun saya pergi, selalu banyak anak-anak,” ujarnya kepada para wartawan. “Sekarang mereka bermain tenis, dan semakin banyak yang datang ke fasilitas tenis.”

Rybakina, yang lahir di Rusia, beralih membela Kazakhstan pada tahun 2018 demi mendapatkan dukungan finansial yang lebih baik. Sejak saat itu, ia telah mengubah profil tenis negara tersebut dengan menjadi juara tunggal Grand Slam pertama bagi Kazakhstan di Wimbledon pada tahun 2022, sebelum kemudian memenangkan Australian Open tahun ini.

Presiden Federasi Tenis Kazakhstan, Bulat Utemuratov, menyebut hari ini sebagai “hari bersejarah.”

“Ia terus menjadi contoh sempurna keberhasilan pengembangan tenis di negara kami, dan keberhasilannya mencapai puncak tenis dunia akan sangat menginspirasi generasi muda petenis Kazakhstan,” ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top