Petrovietnam dan KEPCO Perkuat Negosiasi Proyek Nuklir

Ilustrasi Proyek Nuklir
Ilustrasi Proyek Nuklir

Hanoi | EGINDO.co – Perusahaan energi milik negara Vietnam, Petrovietnam, dan perusahaan Korea Selatan, Korea Electric Power Corp (KEPCO), telah sepakat untuk mempercepat pembahasan mengenai pembangunan salah satu dari dua pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama di Vietnam, seiring langkah Hanoi untuk menghidupkan kembali rencana pengembangan energi nuklir.

Berikut adalah beberapa rinciannya:

• CEO Petrovietnam, Le Manh Cuong, bertemu dengan Presiden KEPCO, Kim Dong-cheol, di Seoul pada hari Selasa. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas pelaksanaan perjanjian kerja sama yang sudah ada di sektor tenaga nuklir serta sepakat untuk meningkatkan pertukaran informasi terkait teknologi, investasi, dan opsi pembiayaan untuk proyek-proyek mendatang, demikian pernyataan Petrovietnam.

• Pembicaraan ini berlangsung di tengah upaya Vietnam mencari mitra asing untuk rencana pembangunan PLTN Ninh Thuan 2, sebuah proyek yang penugasan pengembangannya telah diberikan kepada Petrovietnam.

• Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam pada bulan Juli menyatakan bahwa KEPCO merupakan mitra potensial, menyusul apa yang mereka gambarkan sebagai diskusi awal yang positif dengan perusahaan Vietnam tersebut.

• Petrovietnam menyebutkan bahwa sekitar 97,5 persen lahan yang dibutuhkan untuk proyek Ninh Thuan 2 telah dibebaskan, dan sisa pekerjaan diperkirakan akan segera rampung; hal ini merupakan syarat penting untuk memajukan proyek tersebut.

• KEPCO menyoroti pengalamannya dalam mengembangkan PLTN Barakah di Uni Emirat Arab dan menyatakan minat untuk bekerja sama dengan Petrovietnam dalam merancang model pelaksanaan yang efektif bagi proyek di Vietnam tersebut, ungkap Petrovietnam.

• Vietnam sebelumnya telah memilih perusahaan energi nuklir milik negara Rusia, Rosatom, untuk mengembangkan PLTN lainnya, yaitu Ninh Thuan 1.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top