Jakarta|EGINDO.co Sebanyak 29.619 penumpang terdampak akibat penghentian sementara operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin, 7 September 2026. Penutupan tersebut memasuki hari kedua setelah abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar ke jalur penerbangan.
Hingga pukul 06.30 WIB, tercatat 243 penerbangan mengalami gangguan. Jumlah itu meliputi 184 penerbangan domestik, 54 penerbangan internasional, serta lima penerbangan kargo.
Asst. Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengatakan dampak terhadap penerbangan cukup beragam, mulai dari pembatalan dan keterlambatan hingga pengalihan pendaratan ke bandara lain.
Berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) yang berlaku, operasional Bandara Soekarno-Hatta masih ditutup hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada Senin (7/9/2026). Namun, waktu tersebut dapat berubah dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi abu vulkanik dan aspek keselamatan penerbangan.
Pengelola bandara bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan abu vulkanik. Jika kondisi dinilai aman, pembukaan kembali operasional akan dilakukan secara bertahap.
Sementara itu, penanganan terhadap penumpang yang terdampak telah dilakukan sejak penutupan dimulai pada Minggu (6/9/2026). Bandara mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) dengan menyediakan sejumlah kebutuhan dasar, seperti makanan dan minuman ringan, area istirahat, serta dukungan transportasi darat.
Untuk membantu penumpang melanjutkan perjalanan, InJourney Airports juga menyediakan bus gratis menuju Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya. Penumpang yang membutuhkan layanan tersebut dapat melakukan pendaftaran melalui posko yang disediakan di terminal.
Sejumlah fasilitas terminal, termasuk Employee Lounge, turut digunakan sebagai tempat beristirahat. Posko khusus juga dioperasikan guna memperkuat koordinasi penanganan di lapangan.
Pengelola Bandara Soekarno-Hatta mengimbau calon penumpang untuk tidak langsung menuju bandara sebelum memastikan kembali status penerbangannya melalui kanal resmi maskapai.
Penumpang juga dapat memperoleh informasi kebandarudaraan melalui Contact Center InJourney Airports 172. Bagi mereka yang sudah berada di terminal, pengelola meminta agar mengikuti arahan petugas untuk memastikan proses penanganan berlangsung tertib dan lancar. (Sn)