Nyon | EGINDO.co – Gelandang Fenerbahce, Matteo Guendouzi, dan penyerang Mason Greenwood dijatuhi sanksi larangan bermain serta denda oleh UEFA pada hari Jumat menyusul insiden setelah kemenangan klub tersebut dalam laga *play-off* leg kedua Liga Champions melawan Olympique Lyonnais bulan lalu.
Hukuman tersebut dijatuhkan akibat insiden pascapertandingan setelah kemenangan 2-1 Fenerbahce di Lyon, di mana kedua pemain dituduh melakukan gestur provokatif terhadap pendukung tuan rumah.
Konfrontasi memanas setelah peluit akhir dibunyikan, dan terjadi keributan saat pemain asal Prancis, Guendouzi, meninggalkan lapangan.
Badan sepak bola Eropa tersebut menyatakan bahwa Guendouzi didenda sebesar €50.000 ($58.060,00) “karena menghina orang lain yang hadir di pertandingan, memprovokasi penonton, dan melanggar aturan dasar perilaku yang pantas,” serta dijatuhi larangan bermain dalam empat pertandingan kompetisi antarklub UEFA.
Pemain asal Inggris, Greenwood, didenda €30.000 dan dilarang bermain dalam satu pertandingan karena melanggar aturan dasar perilaku yang pantas.
Dua dari empat pertandingan larangan bermain Guendouzi ditangguhkan dengan masa percobaan selama satu tahun, sementara larangan satu pertandingan bagi Greenwood juga dikenakan masa percobaan selama satu tahun.
UEFA juga menjatuhkan sanksi kepada kedua klub atas gangguan yang dilakukan penonton, pelemparan benda, penyalaan kembang api (*pyrotechnics*), serta pelanggaran aturan perilaku selama pertandingan.
Pelatih kiper Lyon, Antonio Ferreira, dijatuhi larangan mendampingi tim dalam lima pertandingan akibat “tindakan kekerasan serius”, dengan dua di antaranya ditangguhkan dalam masa percobaan selama satu tahun.
Fenerbahce melaju ke fase liga Liga Champions dengan kemenangan agregat 3-2.
Sumber : CNA/SL