Madrid | EGINDO.co – Pembalap Belgia, Wout van Aert, memenangkan etape Vuelta a España pertamanya tahun ini setelah mengalahkan Valentin Paret-Peintre dalam duel dua pembalap menuju garis finis pada etape ke-13, Jumat.
Van Aert, yang memimpin klasemen poin, melancarkan serangan penentu saat balapan menyisakan sekitar empat kilometer, dengan Paret-Peintre terus membuntutinya. Paret-Peintre dari tim Soudal Quick-Step sempat mencoba menyalip di 200 meter terakhir, namun Van Aert berhasil mendahului pembalap Prancis itu untuk memastikan kemenangan.
Pemegang kaus merah, Enric Mas, tidak ikut bersaing memperebutkan kemenangan etape dan menghabiskan sebagian besar perjalanan sejauh 192,8 km dari Almunecar ke Loja di dalam rombongan utama (*peloton*). Ia finis tiga menit kemudian bersama rombongan tersebut, sekaligus mempertahankan keunggulan satu menit 45 detik atas Primoz Roglic yang tetap berada di posisi kedua klasemen umum.
“Menurut saya, ini adalah etape yang sangat sulit dikendalikan… kami terus melancarkan serangan dan serangan terakhir itulah yang berhasil,” ujar Van Aert, pembalap berusia 31 tahun yang merupakan juara dunia *cyclo-cross* tiga kali dan pemenang klasemen poin Tour de France 2022.
Etape dengan medan pegunungan sedang ini—salah satu yang terpanjang dalam perlombaan—diwarnai berbagai serangan sejak awal balapan.
Saat para pembalap saling berebut posisi, Gregor Muehlberger, yang menempati peringkat kesembilan klasemen umum, mengalami kecelakaan saat menanjak. Pembalap asal Austria dari tim Decathlon CMA CGM itu—yang selama ini mengatur kecepatan bagi rekan setimnya, Felix Gall, dalam upaya mengejar kaus merah—sempat bangkit dan melanjutkan balapan, namun akhirnya terpaksa mundur.
Sekitar satu jam setelah balapan dimulai, sebuah kelompok besar memisahkan diri dari rombongan utama, dan Van Aert sudah bergabung dalam kelompok tersebut sejak awal.
Pembalap Belgia itu sempat berusaha memimpin saat balapan menyisakan sedikit lebih dari 20 km, namun Vincenzo Albanese berhasil menahan laju sang pemegang kaus hijau tersebut.
Van Aert kemudian menunggu kesempatan yang tepat dan akhirnya memastikan kemenangan lewat serangan susulan menjelang akhir balapan.
“Jaraknya sudah cukup dekat dengan finis sehingga layak untuk dicoba, dan saya memiliki teman duel yang tangguh dalam diri Valentin… rasanya menyenangkan bisa bersaing ketat hingga garis finis bersama-sama,” tambah Van Aert. Rekan setim Van Aert sekaligus pemenang tiga etape, Matthew Brennan, mencapai garis finis 24 detik kemudian untuk menempati posisi ketiga.
Rute pegunungan sepanjang 152,7 km dari Jaen menuju Sierra de la Pandera akan menguji para pembalap pada hari Sabtu.
Sumber : CNA/SL