Andorra | EGINDO.co – Tadej Pogacar menjalani operasi yang sukses pada tulang selangka kirinya pada hari Senin, menyusul kecelakaan yang memaksanya mundur dari Vuelta a Espana saat ia sedang memimpin perlombaan.
Upaya pembalap asal Slovenia itu untuk memenangkan satu-satunya gelar Grand Tour yang belum pernah ia raih kandas saat balapan menyisakan 30 km lagi di etape kedelapan, yang menempuh rute dari Pucol ke Xeraco.
“Siang ini, Tadej menjalani operasi yang sukses pada tulang selangka kirinya setelah mendapatkan izin medis untuk melanjutkan tindakan tersebut,” ujar Adrian Rotunno, Direktur Medis UAE Team Emirates-XRG, dalam sebuah pernyataan.
“Prosedur tersebut berjalan lancar dan ia akan tetap berada di rumah sakit selama beberapa hari untuk pemantauan pasca-operasi.”
Kecelakaan yang dialami Pogacar merupakan pukulan besar bagi ajang Vuelta; ia telah memimpin sejak etape pembuka dan tampak akan mendominasi perlombaan hingga garis finis di Granada.
Insiden ini juga menimbulkan tanda tanya besar mengenai apakah ia dapat berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia Balap Sepeda Jalan Raya di Quebec pada akhir September mendatang.
“Setelah kondisinya siap, Tadej akan kembali ke rumah untuk memulai pemulihan dan rehabilitasi di bawah pengawasan staf medis tim,” kata Rotunno. “Kami akan terus memantau perkembangannya secara cermat selama proses pemulihan berlangsung.”
Pogacar memenangkan gelar Tour de France kelimanya bulan lalu serta menjuarai Giro d’Italia pada tahun 2024, dan ia berambisi menjadi pembalap kesembilan yang berhasil mencatatkan *hat-trick* kemenangan di ajang Grand Tour dunia balap sepeda.
Sumber : CNA/SL