Jakarta|EGINDO.co Upaya Pemprov DKI Jakarta menanggulangi banjir di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, menemui kendala di lapangan. Pada Jumat (28/8/2026), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengonfirmasi bahwa pekerjaan pengerukan Kali Semongol atau Kali Kamal yang disiapkan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) terpaksa terhenti sementara akibat aksi vandalisme dan pencurian suku cadang alat berat.
Pramono menyayangkan insiden perusakan fasilitas kerja tersebut karena membuat armada pengeruk tidak dapat beroperasi, sehingga jadwal normalisasi aliran sungai menjadi terganggu.
Meski diterpa hambatan teknis, Pemprov DKI memastikan proyek penanganan banjir ini akan terus berjalan. Sebelum aksi pencurian terjadi, petugas telah membongkar jembatan kayu warga untuk membuka jalur masuk armada berat ke area sungai. Pramono menargetkan, begitu pengerukan rampung, infrastruktur penyeberangan di lokasi tersebut akan dibangun ulang menggunakan konstruksi beton yang jauh lebih kokoh dan aman bagi masyarakat.
Untuk sementara waktu, warga setempat membuat jembatan bambu secara swadaya sebagai jalur penyeberangan harian. Dinas SDA juga mengimbau warga agar memanfaatkan alternatif jembatan terdekat lainnya di sekitar lokasi selama proses pengerjaan berlangsung. (Sn)