Jakarta|EGINDO.co Pemerintah mulai memperketat evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) seiring besarnya anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaan program tersebut pada 2027. Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Keuangan membahas efisiensi anggaran sekaligus memastikan bantuan diberikan kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan evaluasi dilakukan untuk menyelaraskan pelaksanaan program dengan perencanaan anggaran pemerintah. Pembahasan mencakup penggunaan anggaran tahun berjalan, sisa dana, hingga kebutuhan pembiayaan MBG pada tahun depan.
Salah satu hasil evaluasi BGN adalah ditemukannya sekitar 80 sekolah swasta yang dinilai tidak membutuhkan dukungan makanan bergizi, tetapi masih masuk dalam daftar penerima MBG. BGN berencana melakukan penyesuaian terhadap daftar tersebut agar program lebih tepat sasaran.
“Kami ingin sinkronisasi semua. Saya kira ini kolaborasi,” kata Sudaryono saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat.(28/6/2026).
Pemerintah sendiri menyiapkan anggaran Rp240 triliun untuk program MBG dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 60,6 juta penerima.
Besarnya alokasi dana membuat pengawasan menjadi salah satu fokus pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Kementerian Keuangan memanfaatkan jaringan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) di seluruh Indonesia untuk memantau pelaksanaan program.
Pemantauan dilakukan dengan mendatangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah. Langkah tersebut dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi persoalan yang perlu segera diperbaiki.
Purbaya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan MBG secara umum masih berjalan dengan baik. Meski demikian, pemerintah akan terus melakukan evaluasi agar penggunaan anggaran yang besar tersebut memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dengan penataan kembali penerima dan penguatan pengawasan di lapangan, pemerintah menargetkan program MBG dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran pada tahun mendatang. (Sn)