Medan | EGINDO.com – Perlintasan tanpa palang pintu, satu unit mobil Avanza disambar Kereta Api (KA), satu orang tewas. Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan sebidang rel kereta api. Satu unit mobil Toyota Avanza berwarna hitam terseret hingga masuk ke areal persawahan usai disambar Kereta Api Siantar Express di Dusun V Peringgan, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), pada Kamis (27/8/2026) sore sekitar pukul 16.45 WIB kemarin.
Dlaporkan akibat insiden mengerikan tersebut satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis intensif.
Informasi yang dihimpun menyebutkan peristiwa tersebut terjadi bermula ketika mobil Toyota Avanza dengan Nomor Polisi B 2804 PZH yang dikemudikan oleh Kevid Bryan bersama dua orang penumpangnya melaju dari arah Dusun V Peringgan menuju Desa Pon. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) pada perlintasan tanpa palang pintu, pengemudi diduga kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan arah datangnya Kereta Api Siantar Express yang melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan.
Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak terhindarkan. Bagian samping kiri bodi mobil dihantam keras oleh bagian depan samping kiri kereta api. Benturan tersebut membuat mobil Avanza terseret sejauh beberapa meter sebelum akhirnya terguling dan terperosok ke dalam areal persawahan warga dalam kondisi rusak berat.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis malam, membenarkan peristiwa tersebut. Disebutkan begitu mendapatkan laporan personel Satlantas Polres Sergai bersama warga sekitar langsung bergerak cepat menuju TKP untuk mengevakuasi para korban ke RSU Melati Desa Pon serta mengamankan bangkai mobil Avanza ke Pos Lantas Sei Bamban sebagai barang bukti.
Pihak Satlantas Polres Sergai melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Sementara itu, identitas lengkap korban meninggal dunia dan luka-luka masih dalam proses pendataan lebih lanjut. Menyikapi insiden berulang ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pengendara yang hendak melintasi perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu, agar selalu meningkatkan kewaspadaan.@
Bs/fd/timEGINDO.com