Hanoi | EGINDO.co – Vietnam mempertahankan gelar Kejuaraan ASEAN setelah dua kali bangkit dari ketertinggalan untuk bermain imbang 2-2 melawan Thailand di Hanoi pada hari Rabu (26 Agustus), sekaligus memastikan kemenangan agregat 4-2 di partai final.
Gol bunuh diri yang dicetak kiper Chatchai Bootprom dan Wanchai Jarunongkran, ditambah kegagalan penalti Kakana Khamyok, memupus harapan Thailand untuk membalikkan ketertinggalan 2-0 dari leg pertama, meskipun mereka sempat mencetak gol melalui Yotsakon Burapha dan Wanchai.
“Ini sungguh luar biasa,” ujar pemain sayap Vietnam kelahiran Brasil, Do Hoang Hen—yang juga dikenal sebagai Hendrio—mengomentari kemenangan tersebut. “Saya sudah lama menantikan momen ini. Sungguh menyenangkan. Saya merasa sangat bangga.
“Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik. Saya bekerja keras untuk bisa berada di sini dan saya sangat bahagia bisa membantu tim meraih trofi ini di Hanoi, Vietnam.”
Thailand mencetak gol lebih dulu di Stadion Nasional My Dinh ketika Yotsakon melepaskan tembakan mendatar yang menaklukkan kiper Vietnam, Patrik Le Giang, ke arah sisi kanan gawang.
Thailand menyia-nyiakan kesempatan untuk menyamakan kedudukan agregat pada menit keempat babak kedua saat tendangan penalti Kakana melambung di atas mistar gawang, tak lama setelah ia dijatuhkan di dalam kotak penalti.
Kegagalan itu terbukti krusial karena Vietnam kemudian mencetak gol pada menit ke-52.
Chatchai menjadi sosok yang tak sengaja merugikan timnya; bola mengenai tumit kiper Thailand itu dan melewati garis gawang setelah tembakan langsung Hoang Hen sempat membentur dasar tiang gawang dan bergulir menyusuri garis gawang.
Thailand sempat mendapat secercah harapan saat pertandingan menyisakan enam menit ketika Wanchai melepaskan tembakan menyilang yang melewati jangkauan Patrik dan bersarang di sudut jauh gawang.
Namun, peluang tim asuhan Anthony Hudson untuk membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu musnah di pengujung masa tambahan waktu ketika Wanchai justru menjebol gawangnya sendiri, sekaligus memastikan gelar juara keempat bagi Vietnam dalam sejarah 30 tahun kompetisi dua tahunan tersebut.
Sumber : CNA/SL