Santa Clara, CA | EGINDO.co – Nvidia sedang dalam pembicaraan untuk berinvestasi di Perplexity sebagai bagian dari putaran pendanaan ekuitas yang akan menempatkan valuasi perusahaan rintisan (startup) AI tersebut di angka lebih dari $30 miliar; demikian dilaporkan oleh *The Information* pada hari Minggu, mengutip sumber-sumber yang mengetahui diskusi tersebut.
Menurut laporan itu, putaran pendanaan ini akan meningkatkan valuasi Perplexity lebih dari 50 persen dibandingkan pendanaan sebelumnya setahun yang lalu.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa pendapatan tahunan (*annualized revenue*) Perplexity telah melonjak menjadi lebih dari $750 juta, naik dari angka di bawah $250 juta pada awal tahun. Pertumbuhan pendapatan ini sebagian didorong oleh Perplexity Computer—sebuah agen AI berbasis *cloud* yang digunakan oleh para profesional untuk mengotomatisasi tugas-tugas berbasis komputer—tambah laporan tersebut dengan mengutip pihak-pihak yang memahami masalah ini.
Perplexity menolak berkomentar mengenai laporan *The Information* tersebut, sementara Nvidia tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Pada bulan September tahun lalu, *The Information* melaporkan bahwa Perplexity telah menetapkan valuasi sebesar $20 miliar.
Awal tahun ini, menurut laporan Bloomberg News, Perplexity menandatangani kesepakatan senilai $750 juta dengan Microsoft untuk menggunakan layanan *cloud* Azure milik perusahaan tersebut.
CEO Aravind Srinivas mengatakan kepada CNBC dalam sebuah wawancara pada bulan Juni bahwa Perplexity berencana untuk melantai di bursa saham (IPO) pada tahun 2028, terlepas dari bagaimana pasar merespons pencatatan saham Anthropic dan OpenAI.
Selain Nvidia, deretan pendukung ternama perusahaan rintisan ini mencakup pendiri Amazon, Jeff Bezos, dan SoftBank Group asal Jepang.
Sumber : CNA/SL