Norris Juara GP Belanda, Antonelli Menjauhkan Keunggulan di Klasemen F1

Lando Norris Juara Grand Prix Belanda
Lando Norris Juara Grand Prix Belanda

Zandvoort | EGINDO.co – Lando Norris mempersembahkan kemenangan ketiga berturut-turut bagi McLaren di Grand Prix Belanda pada hari Minggu, dalam balapan sengit yang penuh perubahan situasi dan sempat dihentikan lalu dimulai kembali setelah pembalap tuan rumah, Max Verstappen, mengalami kecelakaan di lap pembuka.

Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, finis di posisi kedua dan memperlebar keunggulannya di klasemen kejuaraan. Rekan setimnya, George Russell, mematuhi instruksi tim untuk membiarkan pembalap asal Italia itu—yang menggunakan ban lebih segar—mendahuluinya menjelang akhir balapan, lalu berhasil menahan laju Lewis Hamilton dari Ferrari untuk mengamankan posisi ketiga.

Kemenangan ini merupakan yang kedua berturut-turut bagi juara dunia bertahan Norris—yang memulai balapan dari *pole position* namun harus berjuang merebut kembali posisi terdepan setelah disalip Antonelli saat *restart*—menyusul kemenangannya di Hungaria bulan lalu.

Kini ia menempati peringkat keempat secara keseluruhan, tertinggal 83 poin dari Antonelli, namun masih berharap dapat memangkas selisih poin tersebut.

“Mari terus hadirkan peningkatan. Mari terus tingkatkan performa. Persaingan masih berlanjut. Ayo terus melaju,” ujar Norris, yang sebelumnya menang di Zandvoort pada tahun 2024 sebelum rekan setimnya, Oscar Piastri, berjaya tahun lalu—yang hingga kini menjadi kemenangan terakhir bagi pembalap asal Australia tersebut.

Balapan F1 Terakhir di Sirkuit Zandvoort

Setiap balapan F1 di Zandvoort sejak sirkuit ini kembali masuk kalender pada tahun 2021—setelah absen selama 36 tahun—selalu dimenangkan oleh pembalap yang memulai dari *pole position*. Balapan hari Minggu ini pun mempertahankan tren tersebut sekaligus menjadi balapan terakhir di sirkuit ini untuk masa mendatang.

Antonelli memperlebar keunggulannya menjadi 59 poin atas Russell dan Hamilton—yang kini sama-sama mengoleksi 183 poin dibandingkan 242 poin milik pembalap Italia berusia 19 tahun itu—setelah melewati 12 seri balapan.

“Dengan ban baru, dia pasti akan menyalip saya juga, jadi itu adalah keputusan yang tepat,” ujar Russell mengenai instruksi tim tersebut; ia sebelumnya memenangkan balapan *sprint* pada hari Sabtu namun kalah cepat dari Antonelli saat start awal pada hari Minggu.

“Saya senang bisa berdiri di podium. Sudah cukup lama saya tidak merasakannya, dan secara keseluruhan ini adalah akhir pekan yang solid.”

Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, finis di posisi kelima, diikuti Piastri di posisi keenam, dan Liam Lawson—pembalap pengganti bagi Isack Hadjar yang sedang cedera—di posisi ketujuh untuk tim Red Bull. Nico Hulkenberg finis di posisi kedelapan untuk Audi, setelah nyaris menabrak rekan setimnya, Gabriel Bortoleto, yang sedang berputar (spin) di lap pembuka yang basah; sementara Fernando Alonso berhasil melipatgandakan perolehan poin Aston Martin musim ini dengan finis di posisi kesembilan—sebuah hasil instan dari peningkatan mesin Honda.

Pierre Gasly menempati posisi ke-10 untuk tim Alpine milik Renault.

Satu Kesempatan untuk Mewujudkannya

Setelah posisi pemimpin balapan berganti-ganti akibat pit stop, Norris menyalip Antonelli di lintasan saat balapan menyisakan 18 lap. Ia melakukan pit stop tujuh lap lebih lambat dari pembalap Italia itu dan memanfaatkan keunggulan ban yang lebih segar lewat penampilan layaknya seorang juara.

“Saya mungkin hanya punya satu kesempatan untuk mewujudkannya dan saya memanfaatkannya sebaik mungkin,” ujarnya.

Norris kemudian juga menyalip Hamilton—yang sempat memimpin balapan namun belum melakukan pit stop terakhir setelah sebelumnya sempat mengeluh lewat radio tim karena tertahan di belakang Leclerc—sementara Antonelli turut menyalip Hamilton.

Hamilton masuk pit saat *virtual safety car* diberlakukan setelah mobil Esteban Ocon (Haas) mogok di lintasan; Antonelli juga mengambil kesempatan untuk mengganti ban dengan yang baru, sementara Russell dan Norris tetap melaju di lintasan.

Ia kembali ke lintasan dengan selisih waktu 12 detik di belakang Norris.

“Menurutmu apakah kita perlu melakukan pit stop? Saya agak khawatir sekarang,” kata Norris lewat radio, namun kesempatan itu sudah lewat. Pembalap Inggris itu justru menunjukkan kecepatannya dengan mencatatkan waktu putaran yang lebih cepat dibandingkan rivalnya, meski menggunakan ban yang lebih aus.

Russell diperintahkan untuk ‘menukar posisi mobil’—kode untuk membiarkan rekan setimnya lewat—dan ia melakukannya setelah sempat mempertanyakan perintah tersebut.

“Kita kehilangan peluang finis di podium ganda di sini,” ujar pembalap Inggris itu saat Hamilton mulai menempel ketat, sebelum kemunculan *virtual safety car* lainnya membantu Russell finis di depan. Kedua pembalap Mercedes itu saling menunjukkan gestur bersahabat setelah balapan usai.

Norris melintasi garis finis dengan keunggulan 11,5 detik atas Antonelli.

“Saya membuat situasi jadi sulit bagi diri sendiri hari ini, tapi balapan ini bagus. Pertarungan yang sengit. Mungkin ini salah satu kemenangan terbaik saya. Kami harus berjuang keras untuk meraihnya,” kata pembalap McLaren tersebut.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top