PM Malaysia Perintahkan Penyelidikan Unit Dana Kekayaan Negara

PM Malaysia Anwar Ibrahim
PM Malaysia Anwar Ibrahim

Kuala Lumpur | EGINDO.co – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada hari Kamis (20 Agustus) memerintahkan penyelidikan terhadap anak perusahaan lembaga pengelola dana negara (sovereign wealth fund) Khazanah Nasional, setelah dewan direksinya menemukan adanya ketidakberesan tata kelola yang terkait dengan transaksi masa lalu.

Keputusan untuk menyelidiki Xeraya Capital—perusahaan yang mengelola investasi Khazanah di sektor ilmu hayati (life sciences)—diambil dalam rapat Dewan Khazanah pada hari Kamis, ujar Anwar dalam siaran langsung di Facebook.

Anwar, yang juga menjabat sebagai ketua Khazanah, mengatakan bahwa dewan telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap potensi pelanggaran tata kelola, termasuk masalah yang bersumber dari transaksi-transaksi terdahulu.

Kantor berita nasional Bernama melaporkan bahwa Khazanah mengangkat isu-isu lama terkait Xeraya yang memerlukan penyelesaian dalam rapat dewan ketiga lembaga tersebut pada tahun 2026.

Dewan Xeraya pada bulan Juli menemukan ketidakberesan dalam dokumentasi terkait transaksi masa lalu yang memerlukan peninjauan lebih lanjut, demikian dilaporkan Bernama.

“Setelah Dewan mengetahui hal tersebut, saya menginstruksikan manajemen Khazanah untuk memulai penyelidikan forensik dengan standar tata kelola dan prosedur yang tepat (due process) tertinggi, serta melibatkan pihak berwenang eksternal jika diperlukan,” ujar Anwar sebagaimana dikutip oleh Bernama.

Khazanah, yang dimiliki oleh Kementerian Keuangan Malaysia, berinvestasi di berbagai sektor termasuk energi, layanan kesehatan, teknologi informasi, dan real estat.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top