Jakarta|EGINDO.co Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersiap mengulirkan gelombang kedua Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Tahun 2026. Langkah strategis ini diambil guna terus menjembatani para lulusan perguruan tinggi dengan iklim industri kerja secara langsung sekaligus menekan tingkat pengangguran terdidik.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli pada Kamis, 20 Agustus 2026, menegaskan bahwa inisiatif pemagangan ini bukan sekadar pemenuhan formalitas administratif, melainkan media penguatan kapabilitas teknis bagi para pencari kerja muda. Oleh sebab itu, ia mengimbau para prospective candidate untuk mencermati pemetaan formasi yang tersedia agar selaras dengan kualifikasi maupun fokus keilmuan yang dimiliki.
Melansir pemberitaan CNBC Indonesia, kuota yang dialokasikan pada gelombang kedua ini mencapai 50.000 peserta. Keuntungan finansial juga disiapkan pemerintah; merujuk informasi resmi yang dihimpun CNN Indonesia, para kandidat terpilih nantinya bakal menerima hak insentif bulanan dengan besaran menyesuaikan standar Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Kabupaten/Kota (UMK) lokasi penempatan.
Adapun kronologi dan tahapan pelaksanaan MagangHub Batch 2 Tahun 2026 disusun sebagai berikut:
Sosialisasi Agenda: Senin–Kamis, 17–20 Agustus 2026
Registrasi Mitra & Pengajuan Kebutuhan: Jumat–Senin, 21–31 Agustus 2026
Verifikasi & Kurasi Formasi Kerja: Selasa–Kamis, 1–3 September 2026
Masa Pendaftaran Calon Peserta: Kamis–Selasa, 3–8 September 2026
Proses Asesmen & Usulan Mitra: Rabu–Selasa, 9–15 September 2026
Tahap Validasi & Penetapan Akhir Kemnaker: Rabu–Jumat, 16–18 September 2026
Pengumuman Kelulusan: Jumat, 18 September 2026
Kick-off/Hari Pertama Pemagangan: Senin, 21 September 2026
Guna menjaga nilai edukatif program, Kemnaker turut mengimbau jajaran perusahaan korporasi dan kementerian/lembaga penyedia lowongan agar memastikan tersedianya skema pendampingan serta bobot pekerjaan yang relevan selama masa pemagangan berlangsung. (Sn)