New York | EGINDO.co – Google (milik Alphabet) mengakuisisi data bisnis internal dari Spirit Airlines—maskapai yang sedang dalam proses kebangkrutan—senilai $10 juta, dengan rencana memanfaatkan data tersebut untuk pengembangan produk dan pelatihan model kecerdasan buatan (AI).
• Data yang diakuisisi mencakup email karyawan, pesan Microsoft Teams, *spreadsheet*, dan kalender Spirit Airlines, serta data pemasaran, produktivitas, dan operasional.
• Data tersebut akan melalui proses penghapusan identitas (*de-identification*) sebelum penjualan rampung, sehingga tidak memuat informasi pelanggan maupun informasi yang dapat mengidentifikasi individu secara pribadi.
• Hakim pengadilan kepailitan AS dijadwalkan mempertimbangkan persetujuan penjualan data ini dalam sidang pengadilan pada hari Rabu.
• Spirit juga menerima penawaran senilai $7,5 juta dari Mercor, sebuah perusahaan data AI.
• Spirit sedang menjual aset-asetnya dalam proses kebangkrutan setelah menghentikan kegiatan usahanya pada bulan Mei akibat beban utang yang tinggi dan mahalnya biaya bahan bakar.
Sumber : CNA/SL