Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026. Berdasarkan pembaruan harga Logam Mulia pukul 08.30 WIB, harga emas Antam ukuran 1 gram ditetapkan sebesar Rp2.695.000, naik Rp18.000 dibandingkan posisi sebelumnya Rp2.677.000 per gram.
Kenaikan tersebut membuat harga emas batangan kembali mendekati level Rp2,7 juta per gram. Pergerakan harga ini juga sejalan dengan penguatan emas di pasar global yang masih mendapatkan dukungan dari ekspektasi kebijakan suku bunga Amerika Serikat.
Data harga yang diperbarui pada laman Logam Mulia menunjukkan harga emas Antam untuk berbagai pecahan bergerak naik. Investor Daily juga melaporkan bahwa harga emas Antam pada Selasa (18/8) mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp18.000 per gram.
Daftar Harga Emas Antam 18 Agustus 2026
Berikut harga emas batangan berdasarkan pembaruan harga pukul 08.30 WIB:
| Berat | Harga Dasar | Harga + PPh 0,25% |
|---|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.397.500 | Rp1.400.994 |
| 1 gram | Rp2.695.000 | Rp2.701.738 |
| 2 gram | Rp5.330.000 | Rp5.343.325 |
| 3 gram | Rp7.970.000 | Rp7.989.925 |
| 5 gram | Rp13.250.000 | Rp13.283.125 |
| 10 gram | Rp26.445.000 | Rp26.511.113 |
| 25 gram | Rp65.987.000 | Rp66.151.968 |
| 50 gram | Rp131.895.000 | Rp132.224.738 |
| 100 gram | Rp263.712.000 | Rp264.371.280 |
| 250 gram | Rp659.015.000 | Rp660.662.538 |
| 500 gram | Rp1.317.820.000 | Rp1.321.114.550 |
| 1.000 gram | Rp2.635.600.000 | Rp2.642.189.000 |
Harga setelah pajak memperhitungkan PPh sebesar 0,25 persen, sehingga nilai yang dibayarkan konsumen sedikit lebih tinggi dibandingkan harga dasar.
Harga Emas Menguat di Tengah Sentimen Global
Penguatan emas domestik terjadi ketika pasar emas internasional juga menunjukkan tren positif. Reuters melaporkan pada Selasa (18/8) bahwa harga emas spot naik sekitar 0,4 persen menjadi US$4.431,09 per troy ounce. Kontrak berjangka emas AS juga meningkat sekitar 0,3 persen menjadi US$4.487,70 per troy ounce.
Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi oleh berkurangnya ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga Amerika Serikat dalam waktu dekat. Dolar AS yang relatif melemah turut membuat emas menjadi lebih menarik bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar.
Pasar kini menunggu risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve untuk memperoleh petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga AS. Kebijakan moneter The Fed menjadi salah satu faktor penting yang dapat menentukan pergerakan harga emas global.
Harga Emas Domestik Ikuti Pergerakan Pasar Dunia
Pergerakan harga emas Antam tidak hanya dipengaruhi harga emas internasional, tetapi juga faktor nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta kondisi permintaan di pasar domestik.
Sebelumnya, pada 17 Agustus 2026, harga emas Antam berada di level Rp2.677.000 per gram. Dengan kenaikan Rp18.000 pada perdagangan 18 Agustus, harga emas kini mencapai Rp2.695.000 per gram. Data harga tersebut juga tercatat pada laman resmi Logam Mulia.
Penguatan harga dalam beberapa sesi terakhir menunjukkan bahwa emas masih menjadi salah satu instrumen yang diperhatikan investor ketika ketidakpastian ekonomi dan arah kebijakan moneter global menjadi perhatian pasar.
Investor Perlu Memperhatikan Selisih Harga
Bagi masyarakat yang membeli emas untuk investasi, kenaikan harga bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Investor juga perlu memperhitungkan selisih antara harga pembelian dan harga jual kembali atau buyback.
Semakin besar selisih tersebut, semakin besar pula kenaikan harga yang dibutuhkan agar investasi emas dapat menghasilkan keuntungan setelah memperhitungkan biaya transaksi dan pajak.
Karena itu, emas lebih tepat dipandang sebagai instrumen penyimpan nilai untuk tujuan investasi menengah hingga panjang, bukan semata-mata untuk mengejar keuntungan dari perubahan harga dalam waktu singkat.
Prospek Harga Emas
Pergerakan emas ke depan masih akan sangat bergantung pada sejumlah faktor, terutama kebijakan Federal Reserve, arah dolar AS, inflasi Amerika Serikat, kondisi geopolitik, serta perkembangan ekonomi global.
Reuters mencatat bahwa emas cenderung memperoleh dukungan ketika pasar memperkirakan suku bunga lebih rendah karena kondisi tersebut mengurangi opportunity cost dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas.
Dengan harga Antam yang kembali mendekati Rp2,7 juta per gram, pelaku pasar akan mencermati apakah penguatan ini mampu berlanjut atau justru diikuti aksi ambil untung dalam perdagangan berikutnya.
Catatan: Harga emas dapat berubah sepanjang periode perdagangan dan pembaruan resmi berikutnya. Harga pada tabel merupakan harga yang diperbarui pada 18 Agustus 2026 pukul 08.30 WIB. (Sn)