Ekspor Non-Migas Singapura Naik 24,2% di Juli Berkat Permintaan AI Yang Kuat

Ekspor Non-Migas Singapura Naik 24,2%
Ekspor Non-Migas Singapura Naik 24,2%

Singapura | EGINDO.co – Ekspor domestik non-migas (NODX) Singapura naik sebesar 24,2 persen pada bulan Juli dibandingkan tahun sebelumnya, di tengah permintaan yang terus kuat terhadap produk-produk terkait kecerdasan buatan (AI), demikian disampaikan oleh Enterprise Singapore (EnterpriseSG) pada hari Senin (17 Agustus).

Pertumbuhan pada bulan Juli ini melanjutkan kenaikan sebesar 20,8 persen (setelah revisi) yang tercatat pada bulan Juni.

Data ini muncul setelah Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi Singapura untuk tahun 2026, dengan alasan “kinerja yang lebih baik dari perkiraan” pada enam bulan pertama tahun ini yang didorong oleh percepatan belanja modal global terkait AI.

NODX sektor elektronik menjadi pendorong utama pertumbuhan, dengan lonjakan sebesar 112 persen pada bulan Juli, dibandingkan dengan 105,1 persen pada bulan Juni.

Lonjakan tersebut didukung oleh “permintaan yang kuat terkait AI”, ungkap EnterpriseSG.

Ekspor produk media cakram (disk media) naik sebesar 339,1 persen secara tahunan (*year-on-year*), sementara ekspor PC dan sirkuit terintegrasi masing-masing naik sebesar 120,8 persen dan 84,5 persen.

Ekspor non-elektronik turun sebesar 2,3 persen, terutama disebabkan oleh penurunan pada sektor farmasi yang anjlok 56,7 persen dari angka dasar yang tinggi pada tahun sebelumnya.

Ekspor petrokimia dan olahan makanan juga berkontribusi terhadap penurunan tersebut, dengan masing-masing mencatat penurunan sebesar 22,5 persen dan 17,9 persen.

Ekspor ulang non-migas meningkat sebesar 51,3 persen pada bulan Juli, menyusul kenaikan sebesar 60,3 persen pada bulan sebelumnya. Pertumbuhan ini juga terutama didorong oleh sektor elektronik, yang naik sebesar 75,2 persen.

Total perdagangan barang dagangan naik sebesar 38,6 persen, melanjutkan kenaikan sebesar 49,3 persen pada bulan Juni. Total ekspor naik sebesar 40,6 persen, sementara total impor meningkat sebesar 36,3 persen.

Di antara pasar-pasar utama, NODX ke Amerika Serikat, Tiongkok, dan Taiwan mengalami kenaikan pada bulan Juli, sedangkan NODX ke 27 negara Uni Eropa mencatat penurunan. Pada bulan Juli, total perdagangan tercatat sebesar S$168 miliar (US$131,4 miliar), yang terdiri dari impor sebesar S$77,7 miliar dan ekspor sebesar S$90,3 miliar.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top