Wali Kota Yunani Jadi Tersangka Kebakaran Hutan di Dekat Athena

Kebakaran Hutan di dekat Athena - Yunani
Kebakaran Hutan di dekat Athena - Yunani

Athena | EGINDO.co – Otoritas Yunani menahan seorang wali kota yang memiliki perusahaan kelistrikan beserta dua orang lainnya menjelang persidangan pada hari Jumat (7 Agustus), setelah mendakwa mereka melakukan pembakaran terkait kebakaran hutan yang melanda wilayah luas di dekat Athena pekan lalu.

Penyelidik meyakini kebakaran bermula pada 31 Juli akibat percikan api dari kabel listrik di sebuah ladang turbin angin dekat Agios Vasileios, sebuah desa pesisir di kaki gunung yang berjarak 85 kilometer (50 mil) di barat laut Athena.

Giannis Apostolou, wali kota kota kecil Stylida yang terletak sekitar 140 kilometer di barat laut ibu kota, memiliki perusahaan instalasi listrik yang terkait dengan ladang turbin angin tersebut.

Media Yunani melaporkan bahwa penyelidik mendakwa dia, seorang kontraktor perusahaannya, dan pemilik ladang turbin angin itu sendiri atas tuduhan pembakaran dan perusakan fasilitas umum.

Ketiganya dapat menghadapi hukuman penjara lebih dari 10 tahun jika terbukti bersalah.

Kantor berita Yunani, ANA, melaporkan pada hari Jumat bahwa pihak berwenang telah memutuskan untuk menghentikan operasional ladang turbin angin tersebut, yang terletak di perbatasan antara wilayah Boeotia dan Attica.

Didorong oleh embusan angin hingga 130 kilometer per jam, api dengan cepat menjalar dari saluran listrik tegangan menengah di atas tanah menuju lereng selatan Gunung Kithairon dan mencapai sebuah kota yang berjarak sekitar 40 kilometer dari Athena.

Pemilik turbin angin dituduh gagal membersihkan vegetasi di sekitar lokasi. Menurut ANA, kebakaran sebelumnya juga pernah terjadi pada saluran listrik yang sama pada tanggal 27 Juni.

Saat pemasangan ladang turbin angin tersebut dilakukan lebih dari 10 tahun yang lalu, warga sempat berupaya menghalanginya melalui jalur hukum namun gagal.

Selain hutan, semak belukar, dan kebun zaitun yang hangus dilalap api, lebih dari 120 bangunan dan rumah rusak di kawasan resor tepi laut Porto Germeno, yang terletak di pesisir Teluk Korintus.

Sejak akhir Juli, Yunani telah dilanda puluhan kebakaran yang menewaskan lima orang, termasuk tiga petugas pemadam kebakaran.

Dua awak helikopter yang sedang berupaya memadamkan api juga tewas dalam tabrakan dengan pesawat lain.

Para ilmuwan telah lama memperingatkan bahwa perubahan iklim akibat ulah manusia menyebabkan periode panas ekstrem dan kekeringan berlangsung lebih lama, lebih sering terjadi, dan lebih intens, sehingga menciptakan kondisi yang sangat rentan bagi penyebaran kebakaran hutan.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top