Paris | EGINDO.co – FIFA mengumumkan pada hari Rabu (29 Juli) bahwa mereka telah membuka penyelidikan terhadap beberapa pemain Argentina atas perilaku mereka setelah kalah di Piala Dunia dari Spanyol.
Sejumlah pemain dan staf Argentina berkonfrontasi dengan rival Spanyol mereka setelah peluit akhir pertandingan final di New York yang dimenangkan Spanyol 1-0 setelah perpanjangan waktu.
Pemain Argentina termasuk Nahuel Molina, Thiago Almada, dan Leandro Paredes, serta wasit Argentina Roberto Ayala, terlibat dalam insiden tersebut, begitu pula Pablo Martin Paez Gavira dari Spanyol.
Proses disiplin telah dibuka dengan kelima orang tersebut menghadapi tuduhan mulai dari penyerangan hingga perilaku tidak sportif.
FIFA juga akan menyelidiki insiden setelah kemenangan Argentina 2-1 atas Inggris di semifinal di mana para pemain membentangkan spanduk bertuliskan: “Las Malvinas son Argentinas” (Kepulauan Falkland adalah milik Argentina).
FIFA menyatakan bahwa proses hukum tersebut akan menargetkan potensi pelanggaran terhadap pasal-pasal badan pengatur dunia tentang penggunaan acara olahraga untuk demonstrasi yang bukan bersifat olahraga, perilaku buruk tim, diskriminasi dan pelecehan rasis, serta ketertiban dan keamanan di pertandingan.
Yang terakhir ini dilakukan “sehubungan dengan nyanyian dan gestur diskriminatif, keterlambatan kick-off, kegagalan untuk mematuhi protokol pertandingan dan keamanan, tampilan pesan yang tidak pantas oleh tim dan penonton, serta pelemparan benda oleh penonton terkait beberapa pertandingan tim perwakilan Argentina di Piala Dunia FIFA 2026”.
Sumber : CNA/SL