Jakarta|EGINDO.co Upaya memperkuat konektivitas jaringan Jalan Tol Trans Jawa di wilayah timur terus menunjukkan perkembangan. Simpang Susun (SS) Gending yang menghubungkan Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro) dengan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) segera memasuki tahap operasional setelah menjalani Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).
Balai Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyampaikan bahwa pengujian dilakukan pada 16–17 Juli 2026 untuk memastikan seluruh infrastruktur memenuhi standar keselamatan, kelayakan fungsi, dan kesiapan operasional sebelum dibuka bagi masyarakat.
“ULFO Simpang Susun Gending pada Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo dilaksanakan pada 16–17 Juli 2026 untuk memastikan pemenuhan aspek keselamatan, kelayakan fungsi, dan kesiapan operasional sebelum dibuka untuk melayani pengguna jalan,” tulis BPJT melalui akun Instagram resminya, dikutip Rabu (29/7/2026).
Dalam proses evaluasi tersebut, tim melakukan pemeriksaan pada jalur utama serta akses masuk dan keluar simpang susun. Hasil inspeksi menunjukkan masih terdapat beberapa penyempurnaan teknis yang harus diselesaikan oleh PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol, antara lain penyempurnaan perlengkapan jalan, peningkatan fasilitas keselamatan, perbaikan drainase, serta penataan area ruang milik jalan.
BPJT menegaskan seluruh rekomendasi hasil pengujian akan segera ditindaklanjuti agar simpang susun dapat dioperasikan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Dari sisi ekonomi, beroperasinya SS Gending diperkirakan akan meningkatkan efisiensi distribusi barang dan jasa di kawasan timur Jawa Timur. Konektivitas langsung antara ruas Tol Paspro dan Prosiwangi akan memangkas waktu perjalanan serta mengurangi biaya logistik bagi pelaku usaha, khususnya sektor industri, perdagangan, pertanian, dan pariwisata.
Sejumlah laporan Bisnis Indonesia dan Kontan sebelumnya juga menilai pembangunan jaringan Tol Trans Jawa hingga Banyuwangi menjadi infrastruktur strategis yang mampu memperkuat daya saing ekonomi daerah melalui peningkatan konektivitas antarkawasan dan kelancaran arus logistik.
Setelah seluruh rekomendasi teknis dipenuhi, SS Gending akan dibuka untuk umum sehingga kendaraan dari arah Pasuruan menuju Kraksaan, Paiton, hingga Banyuwangi maupun sebaliknya dapat melintas langsung tanpa harus keluar ke jalan arteri. Kehadiran akses baru tersebut diharapkan semakin memperkuat pertumbuhan ekonomi dan investasi di kawasan timur Provinsi Jawa Timur. (Sn)