Jakarta|EGINDO.co Destry Damayanti resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari jabatannya. Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada Senin, 27 Juli 2026, setelah Presiden Prabowo Subianto menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo.
Penunjukan Destry dilakukan sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Bank Indonesia. Sebagai Deputi Gubernur Senior BI, ia bertugas memimpin bank sentral untuk sementara waktu hingga pemerintah mengusulkan dan DPR menetapkan Gubernur BI definitif. Selama masa transisi ini, operasional dan kebijakan Bank Indonesia dipastikan tetap berjalan normal. Informasi tersebut juga dikonfirmasi Bank Indonesia dan diberitakan sejumlah media nasional, termasuk Bisnis Indonesia dan Detik Finance.
Destry merupakan ekonom senior dengan pengalaman panjang di bidang kebijakan makroekonomi, pasar keuangan, dan sektor perbankan. Perempuan kelahiran Jakarta itu merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Science di bidang Regional Science dari Cornell University, Amerika Serikat. Sebelum menjabat Deputi Gubernur Senior BI, ia juga pernah berkiprah sebagai ekonom, akademisi, serta anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 19 Maret 2026, Destry memiliki total harta kekayaan sebesar Rp100,236 miliar.
Aset terbesar yang dimilikinya berasal dari tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp57,107 miliar. Selain itu, ia tercatat memiliki surat berharga senilai Rp15,23 miliar, kas dan setara kas sebesar Rp15,07 miliar, harta bergerak lainnya Rp12,36 miliar, serta alat transportasi dan mesin senilai Rp1,077 miliar. Setelah dikurangi utang sebesar Rp3,52 miliar, total kekayaan bersihnya tetap melampaui Rp100 miliar.
Portofolio kendaraan Destry meliputi Hyundai Ioniq 5, BYD Seal, Vespa Sprint S 150, serta beberapa sepeda, di antaranya Litespeed Road Bike, Dahon, dan Pacific Sepeda Lipat Listrik.
Penunjukan Destry Damayanti sebagai pemimpin sementara Bank Indonesia menjadi perhatian pelaku pasar karena berlangsung di tengah upaya menjaga stabilitas inflasi, nilai tukar rupiah, serta ketahanan sistem keuangan nasional. Sejumlah analis menilai kehadiran Destry akan menjaga kesinambungan arah kebijakan moneter Bank Indonesia hingga pemerintah menetapkan gubernur definitif melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang BI. (Sn)