Jakarta|EGINDO.co Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peta prakiraan cuaca terbaru yang menunjukkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk Sabtu (18/7/2026). Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.
Berdasarkan data yang dirilis, BMKG menetapkan status waspada bagi beberapa daerah akibat adanya potensi lonjakan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu luapan debit air sungai, genangan di wilayah perkotaan, hingga bencana tanah longsor yang berisiko mengganggu mobilitas harian warga.
Berikut adalah rincian wilayah yang masuk dalam pemetaan peringatan dini BMKG:
Wilayah Berpotensi Hujan Lebat (Status Waspada)
Aktivitas atmosfer yang cukup masif diprediksi akan mengguyur sebagian besar pulau besar di Indonesia. Daerah-daerah yang masuk dalam daftar ini meliputi:
Pulau Sumatra: Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, dan Bengkulu.
Pulau Kalimantan: Hampir seluruh area Kalimantan (Kalbar, Kalteng, Kaltim, dan Kaltara), terkecuali wilayah Kalimantan Selatan.
Wilayah Timur: Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, serta kawasan dataran tinggi Papua Pegunungan.
Wilayah Berpotensi Terjangan Angin Kencang
Selain ancaman curah hujan tinggi, fenomena angin kencang juga mengintai sejumlah provinsi, yang dapat memicu pohon tumbang hingga gangguan penerbangan dan pelayaran. Wilayah yang wajib waspada di antaranya:
. Banten
. Nusa Tenggara Timur (NTT)
. Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara
. Maluku dan Maluku Utara
. Papua Barat
Catatan Redaksi: Mengingat potensi cuaca ekstrem ini merata dari wilayah barat hingga timur Indonesia, BMKG menyarankan masyarakat yang berada di kawasan rawan terutama di sekitar lereng bukit dan bantaran sungai untuk selalu memantau pembaruan cuaca berkala dan menyiapkan langkah mitigasi mandiri. (Sn)