Harga Emas Bertahan di Level Tinggi, Gramasi 1 Gram Tembus Rp2,633 Juta

Ilustrasi Emas Batangan
Ilustrasi Emas Batangan

Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan pada perdagangan Jumat, 17 Juli 2026, masih bertahan di level tinggi. Berdasarkan daftar harga resmi, emas batangan ukuran 1 gram dipasarkan seharga Rp2.633.000, sementara harga setelah dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 0,25 persen menjadi Rp2.639.583.

Pergerakan harga tersebut menunjukkan bahwa emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat. Di tengah dinamika ekonomi global, logam mulia masih dipandang sebagai aset lindung nilai (safe haven) yang mampu menjaga nilai kekayaan ketika pasar keuangan mengalami ketidakpastian.

Untuk ukuran terkecil, emas batangan 0,5 gram dibanderol Rp1.366.500 atau Rp1.369.916 setelah PPh. Sementara itu, pecahan 2 gram dijual seharga Rp5.206.000, 3 gram sebesar Rp7.784.000, dan 5 gram mencapai Rp12.940.000 sebelum pajak.

Pada pecahan yang lebih besar, harga emas 10 gram tercatat Rp25.825.000, sedangkan 25 gram dipasarkan Rp64.437.000. Adapun emas 50 gram dibanderol Rp128.795.000 dan ukuran 100 gram mencapai Rp257.512.000.

Bagi investor yang berinvestasi dalam jumlah besar, emas 250 gram dijual Rp643.515.000, pecahan 500 gram sebesar Rp1.286.820.000, sedangkan emas 1 kilogram dipasarkan Rp2.573.600.000 atau Rp2.580.034.000 setelah dikenakan PPh 0,25 persen.

Secara umum, pergerakan harga emas dipengaruhi oleh sejumlah faktor, di antaranya harga emas di pasar internasional, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, kebijakan suku bunga bank sentral, serta perkembangan kondisi geopolitik dunia. Ketika ketidakpastian ekonomi meningkat, permintaan terhadap emas biasanya ikut menguat sehingga berpotensi mendorong kenaikan harga.

Sejumlah analis menilai prospek emas masih cukup positif sebagai instrumen diversifikasi portofolio. Namun demikian, investor tetap disarankan mempertimbangkan tujuan investasi, jangka waktu kepemilikan, serta memantau perkembangan pasar sebelum mengambil keputusan transaksi.

Dengan harga yang masih berada di level tinggi, emas diperkirakan tetap menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk menjaga nilai aset sekaligus sebagai investasi jangka panjang di tengah fluktuasi pasar keuangan. (Sn)

Scroll to Top