Jakarta|EGINDO.co Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan gedung baru SMP dan SMA Labschool Ciracas di Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026). Peresmian fasilitas pendidikan modern ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem edukasi sekaligus mendongkrak daya saing sumber daya manusia (SDM) di Ibu Kota.
Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan apresiasi tinggi kepada Yayasan Pendidikan Sumber Setia Berkah yang sukses mendirikan sarana belajar-mengajar yang representatif, megah, dan layak. Ia meyakini, kehadiran sekolah ini akan menambah jajaran sekolah unggulan baru yang menjadi incaran para orang tua di Jakarta.
“Saya mengucapkan selamat atas peresmian SMP, SMA Labschool Ciracas yang saya yakin pasti ini adalah menjadi salah satu sekolah unggulan yang ada di Jakarta,” ujar Pramono di lokasi acara, Kamis.
Pramono menambahkan bahwa reputasi Labschool dalam menjaga standar akademis tinggi menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat yang mendambakan pendidikan berkualitas untuk anak-anak mereka.
Kedekatan Emosional
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga membagikan pengalaman pribadinya. Ia mengaku memiliki ikatan emosional yang erat dengan institusi ini karena kedua anaknya merupakan alumnus dari jaringan sekolah Labschool.
“Saya mengetahui bagaimana kualitas dari Labschool ini karena anak saya dua-duanya sekolah di Labschool. Dan Alhamdulillah, dua-duanya sekarang sudah menyelesaikan sampai dengan tingkat S2,” ungkapnya.
Ia optimistis kelengkapan fasilitas di kampus Ciracas ini mampu memicu peningkatan mutu pendidikan di Jakarta secara umum, agar menjadi lebih maju, inklusif, dan kompetitif.
Komitmen Pendidikan Negeri dan Stimulus Beasiswa
Meskipun memuji kontribusi sekolah swasta berstandar tinggi, Pramono menekankan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak melupakan sekolah-sekolah negeri. Menurutnya, kualitas sekolah negeri di Jakarta terus menunjukkan grafik peningkatan yang positif.
Sebagai wujud pemerataan hak pendidikan bagi seluruh warga, Pemprov DKI berkomitmen membuka akses beasiswa seluas-luasnya, baik melalui skema daerah maupun nasional.
“Sekolah-sekolah unggulan di Jakarta sekarang ini makin banyak dan ruang itu tentunya kita buka seluas-luasnya, termasuk nanti kalau kemudian KJMU (Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul) yang dimanfaatkan untuk S1, S2, S3 dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang bisa menyekolahkan ke luar negeri, saya yakin ini akan semakin baik,” kata Pramono.
Di akhir pidatonya, ia berharap peresmian gedung sekolah baru ini menjadi momentum penguat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta masyarakat guna menciptakan dunia pendidikan yang berkesinambungan. (Sn)