Anggota DPRD Kota Medan Datuk Iskandar Muda: Gotong Royong Warisan Nilai Luhur Pancasila

Datuk Iskandar Muda pada Sabtu (11/7/2026) menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Medan
Datuk Iskandar Muda pada Sabtu (11/7/2026) menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Medan

Medan | EGINDO.com – Anggota DPRD Kota Medan, Datuk Iskandar Muda A.Md, mengatakan kegiatan gotong royong hingga kegiatan musyawarah merupakan warisan nilai luhur pancasila. Untuk itu anggota DPRD Kota Medan dari fraksi PKS itu mengajak masyarakat untuk terus menjaga, menumbuhkan, dan mewariskan nilai-nilai luhur Pancasila kepada generasi penerus bangsa.

Datuk Iskandar Muda menyampaikan hal itu pada Sabtu (11/7/2026) saat menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar disejumlah lokasi diantaranya di Jalan Ngalengko, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur dan Jalan Ampera Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung, Sumatera Utara (Sumut).

Dalam pemaparannya, Datuk Iskandar Muda menegaskan bahwa karakter masyarakat Indonesia sejak dahulu telah mencerminkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Budaya gotong royong, tolong-menolong, musyawarah untuk mencapai mufakat, serta semangat persatuan merupakan jati diri bangsa yang harus terus dipertahankan di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi.

Katanya nilai-nilai Pancasila bukan hanya dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Karakter bangsa Indonesia sejak dulu dikenal sebagai bangsa yang ramah, suka bergotong royong, saling membantu, menghormati perbedaan, dan mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan. Menurutnya, tantangan zaman saat ini menuntut seluruh elemen masyarakat untuk semakin memperkuat wawasan kebangsaan agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang dapat mengikis persatuan dan identitas bangsa.

Datuk Iskandar Muda menilai, pembinaan ideologi Pancasila menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat rasa cinta tanah air sekaligus membangun karakter masyarakat yang berintegritas, toleran, dan memiliki kepedulian sosial. Untuk itu katanya jangan sampai budaya individualisme menggeser budaya gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia. Nilai kebersamaan harus terus kita hidupkan di lingkungan keluarga, masyarakat, hingga dunia pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut Datuk Iskandar Muda juga mengajak para orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kalangan pendidik untuk menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada anak-anak sejak usia dini. Hal itu karena generasi muda perlu dibekali pemahaman yang kuat mengenai pentingnya persatuan, toleransi, serta semangat kebangsaan agar mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Nilai gotong royong, saling menghormati, tolong-menolong, serta musyawarah harus terus ditumbuh kembangkan. “Kita tumbuhkan dan kita tularkan kepada generasi penerus. Mereka adalah calon pemimpin bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Jangan sampai nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendiri bangsa justru luntur di tangan kita. Nilai-nilai luhur dalam pancasila harus terus dijaga dan diterapkan secara konsisten,” katanya menegaskan.@

Bs/fd/timEGINDO.com

Scroll to Top