Topan Bavi Ancam Taiwan-China, Sejumlah Penerbangan dari Singapura Dibatalkan

Sejumlah Penerbangan dari Changi Airport dibatalkan akibat Topan Bavi
Sejumlah Penerbangan dari Changi Airport dibatalkan akibat Topan Bavi

Singapura | EGINDO.co – Beberapa penerbangan antara Singapura dan Asia Utara telah dibatalkan karena Topan Bavi mendekati Taiwan dan Tiongkok setelah menghantam sebagian wilayah tersebut.

Singapore Airlines (SIA) mengatakan dalam sebuah pengumuman bahwa empat penerbangan ke dan dari Taipei pada hari Sabtu (11 Juli) telah dibatalkan.

Sepuluh penerbangan SIA ke dan dari Bandara Internasional Pudong Shanghai selama akhir pekan juga terpengaruh.

“SIA akan menghubungi semua pelanggan yang terdampak untuk memberi tahu mereka tentang pembatalan penerbangan atau perubahan jadwal penerbangan,” kata maskapai tersebut.

“Karena situasinya masih berubah-ubah, penerbangan SIA lainnya mungkin juga terpengaruh.”

Penumpang disarankan untuk memeriksa status penerbangan mereka sebelum menuju ke bandara dan menghubungi maskapai untuk opsi pemesanan ulang jika rencana perjalanan mereka terpengaruh.

Maskapai seperti EVA Air, China Airlines, dan Xiamen Airlines juga telah membatalkan penerbangan dari Bandara Changi Singapura ke wilayah yang terdampak.

Topan Bavi, yang digambarkan sebagai salah satu badai terbesar yang melanda Taiwan dalam lebih dari 30 tahun, telah menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa bagian Asia.

Setidaknya 15 orang tewas dan enam lainnya masih hilang setelah tanah longsor yang dipicu oleh hujan lebat di pulau Mindanao, Filipina selatan, kata pihak berwenang.

Di Taiwan, hampir 9.000 orang telah dievakuasi dari rumah mereka, dengan lebih dari setengahnya berada di wilayah pegunungan timur Hualien. Ratusan penerbangan telah dibatalkan, sementara sekolah dan bisnis di seluruh bagian utara dan timur pulau telah ditutup.

Badai tersebut diperkirakan akan membawa kecepatan angin maksimum hingga 155 km/jam, dengan hembusan mencapai 190 km/jam, menurut Badan Meteorologi Pusat Taiwan. Radiusnya yang luas – sekitar 380 km – menjadikannya topan terbesar yang melanda pulau itu dalam beberapa dekade.

Lebih dari 28.000 pasukan telah disiagakan untuk tanggap darurat.

Topan tersebut juga mengganggu perjalanan di pulau-pulau barat daya Jepang, di mana puluhan penerbangan dibatalkan dan bisnis terpaksa tutup.

Setelah melewati Taiwan dan Jepang, Bavi diperkirakan akan mendarat di Tiongkok timur pada akhir pekan, di mana badai baru-baru ini telah menyebabkan puluhan orang tewas dan banjir parah.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top