Kapal CMA CGM Yang Kena Rudal di Selat Hormuz Mungkin Dijadikan Besi Tua

Kapal Kontainer CMA CGM
Kapal Kontainer CMA CGM

Paris | EGINDO.co – Sebuah kapal kontainer CMA CGM yang terkena rudal di Selat Hormuz pada awal Mei mengalami kerusakan parah sehingga grup pelayaran Prancis tersebut mungkin akan mengirimkannya untuk dibongkar, kata kepala eksekutifnya pada hari Jumat (3 Juli).

Serangan terhadap CMA CGM San Antonio melukai beberapa anggota kru, yang telah dievakuasi. Kapal tersebut adalah salah satu dari puluhan kapal komersial yang terkena serangan selama perang Iran.

“Kerusakannya sangat parah sehingga kami mempertimbangkan apakah kami harus mengirimkannya untuk dibongkar,” kata Ketua dan CEO CMA CGM, Rodolphe Saade, dalam sebuah konferensi bisnis di Prancis selatan.

Setelah terdampar di selat selama berminggu-minggu, San Antonio telah dikawal ke tempat aman, tambahnya, tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Grup tersebut untuk saat ini tidak berencana untuk mulai mengirim kapal ke Teluk lagi, katanya, menambahkan bahwa pihak Iran-lah yang saat ini menyarankan untuk tidak melakukannya.

Saade, yang mengendalikan CMA CGM bersama anggota keluarga lainnya, kembali menegaskan penentangannya terhadap biaya transit untuk menggunakan Selat Hormuz, yang merupakan salah satu isu yang belum terselesaikan dalam perundingan perdamaian AS-Iran.

CMA CGM, perusahaan pelayaran peti kemas terbesar ketiga di dunia, memiliki 14 kapal di Teluk Persia pada awal perang Iran yang praktis menutup jalur air tersebut.

Beberapa kapal telah keluar dari zona tersebut dan dari kapal yang tersisa, CMA CGM ingin empat kapal lagi keluar, kata Saade.

CEO tersebut mengindikasikan dalam sebuah wawancara pers Prancis minggu ini bahwa beberapa kapalnya di sana dimaksudkan untuk beroperasi di dalam Teluk Persia.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top