OTT KPK di Sumut, Ruang Kerja Bupati Langkat Disegel, KPK Belum Beri Keterangan

Kantor Bupati Langkat di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. (Foto: FB Kantor Bupati Langkat)
Kantor Bupati Langkat di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. (Foto: FB Kantor Bupati Langkat)

Medan | EGINDO.com – Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Sumatera Utara (Sumut) menyegel ruang kerja Bupati Langkat H Syah Afandin SH di Kantor Bupati Langkat, Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat, pada Jumat (3/7/2026), dimana sebagai proses penanganan operasi tangkap tangan yang dilakukan.

Informasi yang dihimpun EGINDO.com menyebutkan pihak KPK melakukan penyegelan lokasi penting di kantor Bupati Langkat itu. Lokasi penting itu akses atau pintu menuju ruang kerja Bupati Langkat dipasangi segel bertuliskan “DALAM PENGAWASAN KPK”

Penyegelan itu menandakan lokasi tersebut kini berada dalam pengawasan KPK sebagai bagian dari proses penyelidikan yang masih berlangsung. Penyegelan ruang kerja Bupati Langkat semakin memperkuat perhatian publik terhadap operasi yang dilakukan KPK di Sumatera Utara dalam dua hari terakhir.

Namun, hingga kini KPK belum memberikan keterangan resmi meskipun Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya pengamanan terhadap Bupati Langkat. Demikian juha hingga kini KPK belum mengumumkan secara resmi jumlah pihak yang diamankan, konstruksi perkara, barang bukti yang disita, maupun status hukum para pihak yang diperiksa.

Hal itu dapat dimaklumi sebab sesuai prosedur hukum, pihak yang diamankan dalam operasi KPK belum tentu berstatus tersangka. Penetapan status hukum akan diumumkan setelah pemeriksaan dan gelar perkara selesai dilakukan.

Sementara itu sampai berita ini dipublish hasil informasi yang dihimpun menyebutkan aktivitas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat masih berlangsung seperti biasa. Namun, suasana di lingkungan kantor Bupati Langkat sedikit ramai dari biasanya karena adanya informasi Kepala Daerah di Sumut terjaring OTT KPK, diduga korupsi proyek mobile.@

Bs/timEGINDO.com

Scroll to Top