Prabowo Tegas Soal Demo Bayaran: Klaim Tahu Pendana, Serukan Persatuan Nasional

Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

Jakarta|EGINDO.co Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang disebutnya mendanai aksi demonstrasi. Dalam pidatonya pada acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, ia mengaku mengetahui identitas para pendana tersebut dan meminta agar tidak melakukan tindakan yang dinilai dapat memecah belah masyarakat.

Prabowo juga menyinggung adanya peserta aksi yang menurutnya menerima bayaran sekitar Rp200 ribu untuk ikut berdemonstrasi tanpa memahami isu yang diperjuangkan. Ia kemudian mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan nasional dengan mencontoh kekompakan suporter olahraga yang mendukung timnya, bukan saling menjatuhkan di tengah proses.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menekankan pentingnya koreksi terhadap kebijakan dilakukan secara tepat waktu dan tidak mengganggu jalannya proses pembangunan. Ia juga menyoroti peran TNI dan Polri yang turut dilibatkan dalam program swasembada pangan, sebagai bagian dari strategi pemerintah memperkuat ketahanan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian acara Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII pada Rabu (24/6/2026), yang dihadiri berbagai unsur petani, nelayan, serta pejabat daerah dan pusat.

Sejumlah media nasional turut menyoroti pernyataan tersebut. Laporan terkait dapat dibaca melalui Kompas.com dan CNN Indonesia yang mengulas konteks pidato serta respons publik atas pernyataan Presiden.

Dalam pernyataannya yang bernada peringatan, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong stabilitas nasional sekaligus memastikan program pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. (Sn)

Scroll to Top