Penyuluhan Pencegahan Stunting dan PMT bagi Masyarakat di Wilayah Operasional Indah Kiat Pulp & Paper

Program CSR menggelar Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Pemberian Makanan Tambahan. (Foto: Humas IKPP)
Program CSR menggelar Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Pemberian Makanan Tambahan. (Foto: Humas IKPP)

Jakarta | EGINDO.com – PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Serang kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap masa depan generasi bangsa. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan manufaktur kertas terkemuka ini menggelar aksi nyata berupa Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Serang, unit usaha APP Group, melalui program CSR menggelar Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Desa Tegal Maja. Penyuluhan disampaikan oleh Dr. John dari Klinik SehatQ yang menjelaskan pentingnya gizi seimbang, kesehatan ibu, serta pola asuh yang tepat untuk mencegah stunting sejak dini. Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta.

Kepala Desa Tegal Maja, Iksan, mengapresiasi dukungan IKPP Serang dalam membantu upaya pemerintah desa menekan angka stunting. Sebagai bagian dari program, perusahaan menyalurkan PMT berupa 75 kg telur dan 75 kg kacang hijau kepada 300 penerima manfaat, serta menyerahkan 8 set meja dan kursi untuk 4 Posyandu di Desa Tegal Maja.

Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai penerima manfaat. Manager Public Affairs IKPP Serang, Arif Mahdali, menegaskan bahwa pencegahan stunting membutuhkan kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. Langkah tersebut menjadi bukti konkret kolaborasi harmonis antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam menekan angka stunting demi mewujudkan Indonesia Emas.

Stunting masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan penanganan lintas sektor. Menyadari hal tersebut, PT IKPP Serang tidak tinggal diam. Kegiatan penyuluhan ini dirancang secara komprehensif, memadukan edukasi teoretis dengan intervensi gizi langsung di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, perusahaan menggandeng tenaga kesehatan profesional serta kader Posyandu setempat. Fokus utama edukasi diarahkan pada: 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK): Memastikan ibu hamil dan menyusui memahami periode emas tumbuh kembang anak. Pola Asuh & Sanitasi: Mengajarkan pentingnya kebersihan lingkungan serta metode pengasuhan yang higienis. Isi Piringku: Edukasi mengenai komposisi gizi seimbang yang kaya protein, vitamin, dan mineral tanpa harus berbiaya mahal.

Tidak hanya membekali warga dengan pengetahuan, PT IKPP Serang juga mendistribusikan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) secara langsung. Ratusan kilogram bahan pangan bergizi tinggi, seperti telur segar dan kacang hijau, disalurkan kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang membutuhkan.

Manager Public Affairs PT IKPP Serang, Arif Mahdali, menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen jangka panjang perusahaan. Pihaknya ingin memastikan anak-anak di sekitar area perusahaan dapat tumbuh dengan sehat, cerdas, dan optimal, terbebas dari ancaman gagal tumbuh.

Aksi sosial itu mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari pemerintah desa serta warga sekitar. Kehadiran perusahaan di tengah masyarakat terbukti memberikan dampak instan yang meringankan beban pemenuhan gizi harian keluarga. Sinergi kuat antara PT IKPP Serang, tim medis, kader kesehatan, dan pemerintah desa ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi kolaborasi serupa di wilayah lain. Dengan pemenuhan gizi yang tepat sejak dini, anak-anak Serang siap tumbuh menjadi generasi unggul yang membawa kemajuan di masa depan.@

Bs/fd/timEGINDO.com

Scroll to Top