Gempa M 5,8 Guncang Perairan Tahuna, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Ilustrasi
Ilustrasi

Tahuna|EGINDO.co Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah perairan di sekitar Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Senin (8/6/2026) siang. Getaran gempa tercatat terjadi di laut dan sempat dirasakan oleh sebagian warga di wilayah setempat.

Berdasarkan data dari BMKG, pusat gempa berada sekitar 127 kilometer di barat laut Tahuna dengan kedalaman 29 kilometer. Hasil analisis menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami sehingga masyarakat diminta tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Aparat daerah bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi di lapangan tetap aman.

BMKG mengimbau warga Kepulauan Sangihe dan wilayah sekitarnya agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya dan hanya mengacu pada informasi resmi yang dikeluarkan BMKG.

Sementara itu, media nasional seperti detikcom dan Metro TV News juga melaporkan meningkatnya aktivitas seismik di kawasan Sulawesi Utara dan sekitarnya pada hari yang sama. Kendati demikian, otoritas memastikan gempa yang terjadi di perairan Tahuna kali ini tidak memicu ancaman tsunami bagi wilayah pesisir Indonesia.

Pemerintah daerah bersama BMKG terus memantau perkembangan situasi dan mengingatkan masyarakat untuk selalu siap menghadapi potensi bencana alam dengan memahami jalur evakuasi serta prosedur keselamatan saat terjadi gempa bumi. (Sn)

Scroll to Top