Korut Tegaskan Status Nuklir Sehari Sebelum Kunjungan Presiden China

Korea Utara Tegaskan Status Nuklir
Korea Utara Tegaskan Status Nuklir

Seoul | EGINDO.co – Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, mengatakan Korea Utara tidak akan pernah mundur dari statusnya sebagai negara bersenjata nuklir, dan memperingatkan bahwa mereka tidak akan mentolerir ancaman apa pun, demikian dilaporkan kantor berita pemerintah KCNA pada hari Minggu (7 Juni).

Presiden Tiongkok Xi Jinping dijadwalkan mengunjungi Korea Utara pada hari Senin untuk sebuah pertemuan puncak, menandai kunjungan pertamanya ke Korea Utara dalam hampir tujuh tahun, seiring dengan upaya Beijing untuk memperkuat hubungan dengan Pyongyang, satu-satunya sekutu perjanjian resmi Tiongkok.

Kim Yo Jong menyebut klaim Amerika Serikat bahwa Xi dan Presiden AS Donald Trump mengkonfirmasi tujuan untuk denuklirisasi selama pertemuan puncak Mei sebagai “palsu,” dan menambahkan bahwa AS “memiliki informasi yang paling akurat” mengenai klaim tersebut.

“Kebijakan untuk terus memperkuat pencegahan perang nuklir pertahanan diri, sebagaimana dinyatakan oleh kepala negara, adalah kesimpulan yang tidak dapat diubah dan final yang harus dilaksanakan tanpa syarat,” katanya.

Awal pekan ini, Korea Utara meresmikan pabrik produksi material nuklir baru di mana pemimpinnya, Kim Jong Un, menyerukan perluasan “eksponensial” persenjataan nuklir negara tersebut.

Para analis mengatakan bahwa lokasi pengayaan uranium baru tersebut tampaknya bertujuan untuk memperkuat posisi tawar Korea Utara menjelang KTT Xi-Kim sekaligus membenarkan percepatan pembangunan persenjataan nuklirnya.

Kim Jong Un juga mengunjungi pabrik amunisi utama dan memerintahkan peningkatan kapasitas produksi rudal negara tersebut sebanyak 2,5 kali lipat selama lima tahun ke depan, demikian dilaporkan Kantor Berita Yonhap pada hari Minggu, mengutip surat kabar pemerintah Korea Utara, The Rodong Sinmun.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top