Medan | EGINDO.com – Harga TBS Kelapa Sawit pekan ini di Sumatera Utara (Sumut) terus turun, petani kecil mengeluh. Pasalnya harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit di daerah penghasil di Sumatra Utara pekan ini mayoritas mengalami penurunan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun EGINDO.com untuk harga tertinggi pekan ini diterima petani di Serdang Bedagai (Sergai) Rp 3.280/kg sedangkan harga terendah diterima petani sawit di Batubara sebesar Rp 2.100/kg.
Sementara itu adapaun secara rinci, harga TBS kelapa sawit pada 15 daerah penghasil sawit di Sumut pekan ini adalah sebagai berikut: 1. Langkat Rp 2.455 dari sebelumnya Rp 3.155/kg. 2. Deli Serdang Rp 2.350 dari sebelumnya Rp 3.130/kg. 3. Serdang Bedagai Rp 3.280 dari sebelumnya Rp 3.380/kg. 4. Simalungun Rp 2.225 dari sebelumnya Rp 3.025/kg. 5. Batubara Rp 2.100 dari sebelumnya Rp 3.100/kg. 6. Asahan Rp 2.140 dari sebelumnya Rp 3.140/kg. 7. Labuhanbatu Utara Rp 2.540 dari sebelumnya Rp 3.175/kg. 8. Labuhanbatu Rp 2.420 dari sebelumnya Rp 3.180/kg. 9. Labuhanbatu Selatan bertahan di Rp 3.120/kg. 10. Padanglawas Utara Rp 2.590 dari sebelumnya Rp 3.115/kg. 11. Padanglawas Rp 3.130 dari sebelumnya Rp 3.340/kg. 12. Tapanuli Selatan bertahan di Rp 3.036/kg. 13. Tapanuli Tengah Rp 2.270 dari sebelumnya Rp 3.070/kg. 14. Mandailing Natal Rp 3.120 dari sebelumnya Rp 3.320/kg. 15. Pakpak Bharat Rp 2.500 dari sebelumnya Rp 3.000/kg.
Dari kondisi yang ada terlihat harga pekan ini cukup berfluktuasi. Terlihat dari beberapa daerah yang pekan ini harganya di bawah Rp 3.000/kg. Para petani kelapa sawit mengakui harga pekan ini paling banyak perubahan setelah sebelumnya masih harga sempat anjlok dan pekan ini terus mengalami penurunan.
Kondisi harga TBS kelapa sawit tersebut diakui para petani kecil kelapa sawit yang luas lahannya terbatas atau tidak luas, mengeluh dengan kondisi harga TBS kelapa sawit sekarang ini karena khawatir tidak mampu untuk membeli pupuk yang harganya juga naik dan semakin sulit diperoleh. Kata mereka tanaman sawit jika tidak dipupuk maka TBS kelapa sawit juga akan turun jumlahnya.@
Bs/timEGINDO.com