Trump Minta Syarat Lebih Keras dalam Rancangan Kesepakatan dengan Iran

Presiden Trump
Presiden Trump

Washington | EGINDO.co – Presiden Donald Trump berupaya mengubah beberapa ketentuan dalam proposal untuk mengakhiri perang di Timur Tengah, demikian dilaporkan media AS pada hari Sabtu (30 Mei), karena kesepakatan final masih belum tercapai di antara para pihak.

The New York Times melaporkan bahwa perubahan yang dilakukan Trump melibatkan penguatan ketentuan kesepakatan, dan telah mengirimkan kerangka kerja baru tersebut kembali untuk dipertimbangkan oleh Iran, menurut para pejabat yang mengetahui proses tersebut.

Laporan tersebut mengatakan bahwa belum jelas apa saja perubahan yang dimaksud, tetapi situs berita Axios melaporkan bahwa Trump ingin memperkuat beberapa poin dalam kesepakatan yang menurutnya penting, seperti apa yang dilakukan terhadap material nuklir Iran.

Perubahan baru ini dapat memperpanjang negosiasi antara para pihak selama beberapa hari sebelum keputusan tercapai mengenai apakah kesepakatan tersebut akan mengakhiri perang, yang dimulai setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.

Sumber-sumber AS mengatakan kepada AFP bahwa proposal tersebut telah menunggu persetujuan Trump, tetapi ia tidak membuat keputusan setelah pertemuan di Ruang Situasi Gedung Putih pada hari Jumat.

Trump mengatakan prioritasnya untuk kesepakatan apa pun termasuk kesepakatan Iran untuk tidak pernah mengembangkan senjata nuklir dan pembukaan kembali Selat Hormuz yang diblokade, yang dilalui oleh sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top