Jakarta|EGINDO.co Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak dalam tren negatif pada perdagangan Senin (25/5/2026), seiring tekanan sentimen global dan meningkatnya aksi jual investor asing. Pelaku pasar diminta mewaspadai potensi pelemahan lanjutan menuju area support psikologis di level 5.899.
Analis memperkirakan ruang gerak IHSG hari ini berada pada kisaran support 5.996 hingga 5.899, sedangkan area resistance diperkirakan berada di level 6.318 sampai 6.459. Tekanan jual masih membayangi pasar saham domestik setelah koreksi tajam sepanjang pekan lalu.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG menutup perdagangan pekan 18–22 Mei 2026 di posisi 6.162,04 atau melemah 8,35 persen secara mingguan. Meski sempat rebound 1,10 persen pada akhir pekan, penguatan tersebut belum mampu membalikkan tekanan pasar secara keseluruhan.
Nilai kapitalisasi pasar juga mengalami penyusutan signifikan. Total kapitalisasi BEI turun sekitar Rp1.190 triliun menjadi Rp10.635 triliun, mencerminkan besarnya tekanan yang terjadi di mayoritas sektor saham.
Di sisi lain, aktivitas transaksi justru meningkat. Rata-rata nilai transaksi harian tercatat naik 15,68 persen menjadi Rp21,77 triliun. Kondisi ini menunjukkan masih tingginya aktivitas perdagangan saham bernilai besar di tengah volatilitas pasar.
Tekanan juga datang dari aliran dana asing. Investor nonresiden membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp309,52 miliar pada perdagangan Jumat lalu. Secara year to date (YtD), akumulasi dana asing yang keluar dari pasar saham Indonesia telah mencapai Rp41,63 triliun.
Sejumlah media ekonomi internasional seperti Reuters dan Bloomberg sebelumnya juga menyoroti meningkatnya tekanan di pasar negara berkembang akibat penguatan dolar AS, ketidakpastian geopolitik, serta kekhawatiran perlambatan ekonomi global yang memicu sikap risk off investor.
Sementara itu, riset MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang dinilai menarik dicermati pada perdagangan hari ini, terutama untuk strategi buy on weakness dan trading buy.
Berikut rekomendasi saham pilihan:
- ASII
Rekomendasi: Buy on Weakness
Area beli: Rp5.025 – Rp5.325
Target harga: Rp5.600 dan Rp5.975
Stoploss: di bawah Rp4.950 - HRUM
Rekomendasi: Buy on Weakness
Area beli: Rp730 – Rp775
Target harga: Rp850 dan Rp890
Stoploss: di bawah Rp715 - ISAT
Rekomendasi: Buy on Weakness
Area beli: Rp1.965 – Rp2.020
Target harga: Rp2.120 dan Rp2.220
Stoploss: di bawah Rp1.945 - PSAB
Rekomendasi: Trading Buy
Area beli: Rp394 – Rp416
Target harga: Rp446 dan Rp472
Stoploss: di bawah Rp384
Pelaku pasar disarankan tetap selektif dalam melakukan akumulasi saham dan memperhatikan manajemen risiko di tengah tingginya volatilitas pasar global maupun domestik. (Sn)