Politisi PKS Datuk Iskandar Muda: PLN Ingkar Janji Terjadi Blackout, Listrik Padam di Medan Lebih dari 24 Jam

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Datuk Iskandar Muda
Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan Datuk Iskandar Muda

Medan | EGINDO.com – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Datuk Iskandar Muda, menyoroti terjadinya Blackout Listrik di kota Medan yang lamanya lebih dari 24 Jam. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan, PLN harus bertanggung jawab karena telah mengganggu dan merugikan perekonomian masyarakat akibat padamnya alirann listrik tersebut.

“Saya selaku anggota Komisi IV DPRD Kota Medan menyampaikan keprihatinan mendalam atas terjadinya pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda Kota Medan dan sebagian besar wilayah Sumatera Utara selama lebih dari 24 jam,” kata Datuk Iskandar Muda kepada EGINDO.com pada Sabtu (23/5/2026) malam.

Datuk Iskandar Muda menilai PT PLN telah ingkar janji terkait penanganan gangguan kelistrikan (blackout) yang terjadi di Kota Medan karena waktu penormalan yang sebelumnya diperkirakan hanya 6-8 jam ternyata sampai 24 jam dan bahkan ada yang 28 jam lamanya.

Kondisi tersebut katanya telah sangat mengganggu aktivitas masyarakat, pelayanan publik, kegiatan ekonomi, UMKM, akses air bersih, hingga keamanan lingkungan. Banyak warga mengalami kerugian karena usaha terganggu, bahan makanan rusak, jaringan komunikasi terganggu, dan aktivitas rumah tangga lumpuh total.

Dijelaskan Datuk Iskandar Muda, listrik padam sejak Jumat (22/5/2025) sekira pukul 18.25 WIB ketika umat Islam sedang melaksanakan sholat Magrib di Masjid, lampu padam sehingga ibadah sholat Magrib terganggu dan hingga Sabtu (23/5/2026), baru menyala dan sebagian besar wilayah Kota Medan masih mengalami pemadaman yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat. “Ada yang hampir 24 jam listrik padam, ada yang lebih dari 24 jam listrik padam maka PLN telah ingkar janji dan masyarakat sudah sangat dirugikan, baik dari sisi ekonomi maupun aktivitas masyarakat jadi terkendala,” kata Datuk Iskandar Muda menegaskan.

Diakuinya pihaknya memahami adanya gangguan pada sistem interkoneksi kelistrikan Sumatera sebagaimana disampaikan pihak PLN. Namun, masyarakat juga membutuhkan kepastian, transparansi informasi, serta percepatan pemulihan yang nyata di lapangan.

Untuk itu Komisi IV DPRD Kota Medan meminta, Pertama PLN segera memastikan seluruh wilayah Kota Medan kembali normal tanpa pemadaman bergilir berkepanjangan. Kedua, PLN menyampaikan informasi resmi secara terbuka dan berkala agar masyarakat tidak bingung dan panik. Ketiga, lakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan agar blackout besar seperti ini tidak kembali terulang. Keempat, PLN mempertimbangkan bentuk kompensasi kepada pelanggan yang terdampak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mengapresiasi seluruh petugas teknis yang bekerja siang dan malam untuk melakukan pemulihan sistem kelistrikan ditengah situasi darurat. Namun, kedepan, ketahanan energi dan sistem mitigasi kelistrikan harus menjadi perhatian serius karena listrik hari ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan penopang utama aktivitas kota,” kata Datuk Iskandar Muda.

Disamping berharap kondisi listrik segera pulih dan masyarakat kembali dapat beraktivitas dengan normal, Datuk Iskandar Muda juga menyoroti kondisi persimpangan jalan yang macet dan rawan kecelakaan lalulintas akibat padamnya lampu pengatur lalu lintas pada berbagai persimpangan jalan di kota Medan.

Datuk Iskandar Muda mengatakan telah menginformasikan kondisi persimpangan jalan yang menjadi keluhan warga dan meminta agar secepatnya fokus dan berkoordinasi dengan dishub dan kepolisian ada pada setiap persimpangan ketika lampu pengatur lalulintas padam.

“Pemko Medan harusnya berkoordinasi cepat, mengantisipasi adanya pemadaman arus listrik dari PLN yang berdampak pada lampu pengatur lalulintas, karena hal itu sangat penting menjaga jangan terjadi kecelakaan lalulintas dan kemacetan lalulintas di kota Medan. Harusnya kedepan untuk lampu pengatur lalulintas mempergunakan panel surya. Kan bisa pakai panel Surya,” kata Datuk Iskandar Muda menegaskan.@

Fd/timEGINDO.com

Scroll to Top