Jakarta|EGINDO.co Tren pergerakan instrumen investasi aman (safe haven) kembali menunjukkan taji di pasar domestik. Nilai jual emas batangan bersertifikat resmi dilaporkan melonjak signifikan pada pembukaan perdagangan Kamis (21/5/2026). Sentimen geopolitik dan fluktuasi indikator ekonomi global disinyalir menjadi pemantik utama di balik gairah perburuan logam mulia ini.
Berdasarkan data acuan terbaru, harga dasar untuk ukuran standar 1 gram kini bertengger di level Rp2.800.000. Jika dihitung berdasarkan regulasi perpajakan yang berlaku—termasuk komponen Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25%—maka harga tebus riil bagi investor untuk pecahan 1 gram berada di angka Rp2.807.000. Untuk ukuran yang lebih terjangkau seperti pecahan 0,5 gram, harga dasar dipatok senilai Rp1.450.000, atau setara Rp1.453.625 setelah akumulasi pajak.
Secara keseluruhan, struktur harga bergerak proporsional seiring bertambahnya bobot gramasi. Pada denominasi menengah, emas batangan ukuran 10 gram ditawarkan dengan harga dasar Rp27.495.000. Sementara itu, untuk instrumen investasi berskala besar seperti pecahan 100 gram dan 1.000 gram (1 kg), masing-masing bernilai Rp274.212.000 dan Rp2.740.600.000 sebelum pengenaan pajak.
Rincian Harga Emas Batangan Hari Ini (Kamis, 21 Mei 2026)
| Ukuran/Berat | Harga Dasar (Rp) | Harga + PPh 0,25% (Rp) |
| 0,5 gram | 1.450.000 | 1.453.625 |
| 1 gram | 2.800.000 | 2.807.000 |
| 2 gram | 5.540.000 | 5.553.850 |
| 3 gram | 8.285.000 | 8.305.713 |
| 5 gram | 13.775.000 | 13.809.438 |
| 10 gram | 27.495.000 | 27.563.738 |
| 25 gram | 68.612.000 | 68.783.530 |
| 50 gram | 137.145.000 | 137.487.863 |
| 100 gram | 274.212.000 | 274.897.530 |
| 250 gram | 685.265.000 | 686.978.163 |
| 500 gram | 1.370.320.000 | 1.373.745.800 |
| 1.000 gram | 2.740.600.000 | 2.747.451.500 |
Tinjauan Media Terpercaya: Respon Pasar Global & Kebijakan Buyback
Melansir ulasan dari CNBC Indonesia, lonjakan harga di pasar lokal ini merupakan cerminan langsung dari performa emas di kancah internasional. Pada sesi penutupan perdagangan di bursa Refinitiv, kontrak emas dunia melonjak tajam hingga 1,38% menuju level US$4.543,13 per troy ons. Meredanya kecemasan inflasi makro serta merosotnya imbal hasil (yield) obligasi Treasury Amerika Serikat menjadi katalis pendorong yang membuat kilau komoditas ini kian memikat di mata pelaku pasar global.
Di sisi lain, laporan dari Kontan mengingatkan para investor domestik untuk tetap mencermati selisih margin keuntungan (spread). Seiring dengan kenaikan harga jual sebesar Rp35.000 per gram, harga pembelian kembali (buyback) oleh pihak produsen (Logam Mulia Antam) juga ikut merangkak naik ke posisi Rp2.604.000 per gram.
“Adanya selisih atau spread sekitar Rp196.000 per gram antara harga beli dan harga buyback mengharuskan para pelaku investasi jangka pendek untuk lebih cermat menghitung momentum eksekusi pasar agar potensi keuntungan yang didapat bisa lebih optimal,” tulis analisis teknikal komoditas Kontan. (Sn)