Jakarta|EGINDO.co Pergerakan harga emas batangan di pasar domestik kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Senin, 18 Mei 2026. Kenaikan terjadi pada hampir seluruh ukuran emas batangan, mulai dari pecahan kecil hingga ukuran 1 kilogram.
Berdasarkan daftar harga terbaru, emas batangan ukuran 1 gram dipasarkan sebesar Rp2.764.000. Sementara itu, harga setelah dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 0,25 persen tercatat mencapai Rp2.770.910.
Untuk pecahan terkecil yakni 0,5 gram, harga dasar berada di level Rp1.432.000 dengan nilai setelah pajak sebesar Rp1.435.580. Adapun emas ukuran 2 gram dijual Rp5.468.000 atau Rp5.481.670 setelah pajak.
Kenaikan harga juga terlihat pada ukuran menengah. Emas 5 gram dipasarkan Rp13.595.000, sedangkan ukuran 10 gram mencapai Rp27.135.000. Setelah tambahan pajak, masing-masing menjadi Rp13.628.988 dan Rp27.202.838.
Di kategori pecahan besar, emas 25 gram dibanderol Rp67.712.000. Kemudian ukuran 50 gram tercatat Rp135.345.000, sementara emas 100 gram menembus Rp270.612.000.
Untuk investor dengan pembelian skala besar, harga emas 250 gram dipatok Rp676.265.000. Sementara emas 500 gram mencapai Rp1.352.320.000 dan ukuran 1.000 gram atau 1 kilogram dipasarkan sebesar Rp2.704.600.000.
Selain emas reguler, produk Gift Series juga mengalami penyesuaian harga. Pecahan 0,5 gram dijual Rp1.502.000 atau Rp1.505.755 setelah pajak. Sedangkan ukuran 1 gram dibanderol Rp2.914.000 dengan harga akhir Rp2.921.285.
Kondisi harga emas yang terus bergerak naik dinilai masih dipengaruhi sentimen global, termasuk fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat, arah suku bunga bank sentral, serta tingginya minat investor terhadap aset lindung nilai atau safe haven.
Berikut rincian harga emas hari ini:
- 0,5 gram: Rp1.432.000
- 1 gram: Rp2.764.000
- 2 gram: Rp5.468.000
- 3 gram: Rp8.177.000
- 5 gram: Rp13.595.000
- 10 gram: Rp27.135.000
- 25 gram: Rp67.712.000
- 50 gram: Rp135.345.000
- 100 gram: Rp270.612.000
- 250 gram: Rp676.265.000
- 500 gram: Rp1.352.320.000
- 1.000 gram: Rp2.704.600.000
Pelaku pasar disarankan terus memantau perkembangan ekonomi global dan pergerakan kurs rupiah karena faktor tersebut berpengaruh langsung terhadap harga logam mulia di dalam negeri. (Sn)