Medan | EGINDO.com – Parna Indonesia meneguhkan persaudaraan dan pelestarian Budaya Batak, menggelar rapat pleno dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat pelestarian budaya dimana rapat pleno perdana Dewan Pimpinan Pusat Parsadaan Pomparan Raja Naimbaton Indonesia (Parna Indonesia) yang digelar Sabtu pekan lalu secara khidmat di Cibubur, Jawa Barat.
Dalam siaran persnya yang dilansir EGINDO.com pada Minggu (17/5/2026) menyebutkan rapat pleno tersebut diikuti secara antusias oleh jajaran pengurus DPP PPI serta sejumlah perwakilan pengurus wilayah dan daerah dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Umum DPP PPI, Letjen (Purn) TNI Cornel Simbolon dalam sambutan dan arahannya menegaskan, organisasi Parna Indonesia hadir untuk mempererat persaudaraan dan cinta kasih di lingkungan keluarga besar Parna tanpa membedakan agama, bahasa, budaya, adat istiadat maupun status sosial. Selain itu, organisasi juga berkomitmen memelihara budaya gotong royong dan saling tolong-menolong dalam suka maupun duka, serta membangun karakter berdasarkan iman dan kepercayaan yang dianut masing-masing anggota.
Menurut Cornel Simbolon dalam keterangan siaran persnya bahwa PARNA harus menjadi wadah pemersatu dan penguat nilai-nilai budaya serta kebersamaan di tengah masyarakat. Dalam pleno tersebut, Ketua Umum juga memaparkan tugas-tugas pokok kepengurusan sesuai struktur organisasi dan bidang yang telah ditetapkan, termasuk rencana konsolidasi pembentukan pengurus wilayah di daerah-daerah yang belum terbentuk.
Dikatakannya penguatan organisasi hingga ke daerah menjadi langkah penting dalam memperluas peran Parna Indonesia secara nasional dengan prinsip otonomi wilayah. Salah satu agenda penting yang mendapat perhatian dalam pleno tersebut adalah sosialisasi Buku Tarombo Parna yang telah resmi diterbitkan. Buku silsilah tersebut disebut sebagai karya sejarah penting dan telah lama dinantikan keluarga besar Parna.
Letjen (Purn) TNI Cornel Simbolon mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) itu mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk memperkenalkan serta melestarikan warisan sejarah tersebut kepada generasi muda Parna di manapun berada. Rapat pleno juga diisi dengan masukan dari tokoh-tokoh Parna serta para ketua bidang guna memperkaya program kerja organisasi lima tahun ke depan demi mewujudkan visi dan misi organisasi.
Secara khusus, Parna Indonesia juga menyatakan komitmennya untuk ikut berperan dalam pelestarian Kawasan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan Geopark Internasional. Disamping itu juga mengingatkan pentingnya memegang teguh poda atau petuah leluhur Raja Naimbaton, yakni “Sisada Lulu Anak, Sisada Lulu Boru, Sisada Lungun, Sisada Siriaon, Naunang Natokka Marsibuaton” sebagai pedoman hidup dalam menjaga persatuan dan kebersamaan keluarga besar Parna.@
Bs/timEGINDO.com