Seoul | EGINDO.co – Bagian buritan kapal pengangkut curah yang dioperasikan oleh perusahaan pelayaran Korea Selatan HMM dihantam oleh benda tak dikenal pada 4 Mei saat terdampar di Selat Hormuz, kata Kementerian Luar Negeri pada hari Minggu (10 Mei) setelah inspeksi di lokasi kapal pada hari Jumat.
Seminggu yang lalu, Seoul melaporkan ledakan dan kebakaran di kapal yang sama – HMM Namu – di selat tersebut, saat berlabuh di dekat Uni Emirat Arab. Tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut.
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada saat itu bahwa insiden tersebut disebabkan oleh serangan Iran.
Seoul sedang menyelidiki insiden tersebut, dan kapal tersebut ditarik ke pelabuhan di Dubai setelah kebakaran pada hari Senin.
Belum dipastikan apa benda tersebut, kata kementerian, dan pihak berwenang mengatakan puing-puing akan dikumpulkan di lokasi untuk dianalisis.
Trump mendesak Korea Selatan untuk bergabung dengan upaya yang dipimpin AS yang saat ini ditangguhkan yang disebut “Proyek Kebebasan” untuk mengamankan pelayaran melalui selat tersebut setelah insiden tersebut.
Kedutaan Besar Iran di Korea Selatan membantah bertanggung jawab atas serangan tersebut. Kementerian tersebut tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai objek tersebut di luar jam kerja normal.
Seorang juru bicara HMM menolak berkomentar mengenai pernyataan kementerian tersebut.
Sumber : CNA/SL