Tentang Populasi Gajah Sumatra dan Kalimantan, Prabowo Subianto Siapkan Inpres

Menhut Raja Juli Antoni
Menhut Raja Juli Antoni

Jakarta | EGINDO.com – Presiden Prabowo Subianto disebut tengah menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi gajah dan aktivitas gajah Sumatra dan Kalimantan. ​

Hal itu dikatakan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, inpres tersebut telah di paraf dan tengah disirkulasi untuk mendapatkan paraf dari kementerian dan lembaga lain seperti Kementerian Pertanian, Kementerian ESDM hingga Kementerian ATR BPN. “Kemudian nanti Pak Wamen akan berkomunikasi dengan Kemensesneg pihak istana untuk paraf,” kata Raja Juli dalam Konferensi Pers di Kantor Kemenhut, Kamis (7/5/2026) kemarin.

Menurutnya, Inpres ini bentuk komitmen dari Presiden untuk menyelamatkan populasi Gajah Sumatra dan Kalimantan yang sudah memasuk fase kritis dan berbahaya. Raja Juli mengungkapkan saat ini jumlah kantong gajah hanya tersisa 21. Jumlah ini menyusut drastis dari tahun 2024 yang dilaporkan mencapai 42 kantong gajah. “Oleh karena itu, dengan Inpres ini nanti akan ada tata kelola dan tata pembangunan yang memberikan orientasi kepada konservasi,” lanjut Raja Juli.

Selain tata kelola, Inpres ini juga akan mengamanatkan alokasi pembiayaan khusus bagi penyelamatan populasi gajah. Pasalnya pemerintah menginginkan pembangunan kantong-kantong gajah agar lebih terkoneksi. Melalui pembangunan ini, pemerintah berharap perkawinan sedarah atau inbreeding gajah juga bisa dihindari.@

Bs/rel/timEGINDO.com

Scroll to Top