Biaya Pupuk Menggerus Keuntungan, Selamatkan Kebun Sawit, Ikuti Online Training Best Practice Pemupukan Sawit

Marvell C Siregar dari MRVL Inspiring Solution
Marvell C Siregar dari MRVL Inspiring Solution

Medan | EGINDO.com – Kini harga pupuk naik tajam, biaya pupuk dapat menggerus keuntungan perkebunan kelapa sawit. Harus segera selamatkan kebun kelapa sawit. Ikuti Online Training Best Practice Pemupukan Sawit.

Pasalnya ditengah tekanan biaya operasional yang terus meningkat, banyak perusahaan perkebunan kelapa sawit kini menghadapi tantangan serius: biaya pupuk semakin mahal, sementara target produksi tetap harus tercapai. Tidak sedikit manajemen kebun mulai menyadari bahwa keputusan pemupukan yang keliru dapat menjadi sumber kerugian terbesar.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa biaya pemupukan menyumbang sekitar 30 hingga 60 persen dari total biaya pemeliharaan kebun kelapa sawit, tergantung kondisi lahan, umur tanaman, dan strategi pengelolaan. Artinya, kesalahan kecil dalam program pupuk dapat berdampak besar terhadap laba perusahaan.

Melihat kondisi tersebut, MRVL Inspiring Solution akan menyelenggarakan Online Training Best Practice Pemupukan Kelapa Sawit pada 9 dan 10 Mei 2026. Kegiatan Online Training Best Practice Pemupukan Kelapa akan menghadirkan Soemanto Sastro, seorang praktisi senior yang telah malang melintang dan sarat pengalaman di dunia perkebunan kelapa sawit.

Pelatihan tersebut dinilai sangat penting bagi para pelaku industri sawit yang ingin tetap efisien dan produktif di tengah situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian. “Kalau biaya pemupukan bisa mencapai lebih dari separuh biaya pemeliharaan, maka pengelolaannya tidak boleh dilakukan dengan asumsi. Harus berbasis data, pengalaman, dan strategi yang tepat,” ujar Soemanto Sastro.

Online Training Best Practice pemupukan kelapa sawit

Menurutnya, banyak kebun masih menggunakan pola lama tanpa evaluasi efektivitas aplikasi pupuk, sehingga biaya besar tidak sebanding dengan hasil produksi. “Peserta training ini akan belajar bagaimana menentukan jenis pupuk, dosis, waktu aplikasi, hingga teknik distribusi yang benar agar setiap rupiah yang dikeluarkan menghasilkan peningkatan produktivitas,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Marvell C Siregar dari MRVL Inspiring Solution menegaskan bahwa pelatihan Online Training Best Practice Pemupukan Kelapa dirancang untuk menjawab persoalan nyata yang sedang dihadapi perusahaan perkebunan saat ini.

“Kami melihat banyak perusahaan ingin efisien, tetapi belum tahu titik penghematan yang paling berdampak. Salah satunya ada di sektor pemupukan. Karena itu training ini kami hadirkan agar peserta mendapatkan solusi nyata dari praktisi berpengalaman,” kata Marvell C Siregar menjelaskan.

Ditambahkannya bahwa peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga studi kasus lapangan, pengalaman praktis, dan strategi yang langsung bisa diterapkan di kebun masing-masing. “Training ini sangat cocok diikuti oleh estate manager, kepala kebun, asisten kebun, agronomist, staf operasional, hingga pimpinan perusahaan perkebunan kelapa sawit,” kata Marvell C Siregar.

Dengan sistem online, peserta dapat mengikuti pelatihan dari mana saja tanpa mengganggu aktivitas kerja. Bagi yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan berikut: 🔗 https://forms.gle/Mp8GcTeoT2LY9MxQ6

Untuk itu menurutnya saat biaya pupuk terus naik, hanya kebun yang dikelola dengan strategi tepat yang akan tetap untung. Jangan lewatkan kesempatan belajar langsung dari ahlinya pada 9 dan 10 Mei 2026 bersama MRVL Inspiring Solution.

“Kami ingin peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi solusi nyata yang bisa langsung diterapkan di lapangan. Dengan pengalaman narasumber yang sudah malang melintang di industri sawit, peserta akan memperoleh insight berharga untuk meningkatkan efisiensi biaya pupuk dan produktivitas kebun,” kata Marvell C Siregar kepada EGINDO.com pada Rabu (6/5/2026) di MRVL Inspiring Solution.

Menurutnya, pelatihan Best Practice pemupukan menjadi solusi cerdas untuk menekan biaya produksi sangat tepat diikuti oleh pimpinan kebun, estate manager, asisten kebun, agronomist, field supervisor, hingga pemilik usaha perkebunan sawit.

Pasalnya materi yang akan dibahas antara lain strategi pemupukan tepat sasaran, efisiensi penggunaan pupuk di tengah harga tinggi, evaluasi kebutuhan hara tanaman, teknik aplikasi pupuk terbaik, hingga langkah meningkatkan produktivitas kebun secara berkelanjutan.

Dengan format online, peserta dapat mengikuti kegiatan ini dari mana saja tanpa harus meninggalkan aktivitas kerja. Bagi pelaku industri sawit, ini bukan sekadar pelatihan biasa. Ini adalah momentum untuk bertahan, berbenah, dan melesat di tengah tantangan zaman.@

Rel/fd/timEGINDO.com

Scroll to Top